Disaster

Jumat, 22 Desember 2023

Mengenali Bagaimana ketika gunung api tsb Kali pertama mulai Aktif.... kita harus mencari dari sisi mana ..?

Berawal dari :
- Gempa Vulkanik Dalam dimana gempa terjadi akibat gerakan fluida magma mulai naik keatas dari dapur magma
- Gempa Vulkanik Dangkal dimana gempa terjadi akibat gerakan fluida magma mulai mendekati permukaan
- Tremor atau getaran permukaan dimana aktifitas fluida magma berada dekat permukaan, ada 2 jenis Tremor yaitu Tremor Non Harmonik dan Tremor Harmonik atau Menerus yang umumnya sebagai  penanda sebelum erupsi baik Eksplosif atau Effusif. Tremor diketahui berada pada gelombang 1.5 Hz pada spektogram. 
- Gempa Tektonik Lokal yaitu gempa yang terjadi disekitar Gunung akibat aktifitas pergerakan sesar atau rekahan
- Gempa tektonik jauh yaitu gempa yang terjadi jauh dari Gunung akibat pergerakan sesar atau lempeng yang terekam oleh Seismograf gunung api

Freatik atau Hembusan biasanya terjadi saat fluida magma didominasi  oleh gas daripada cair. 

Penghitungan kadar belerang juga diperlukan untuk mengetahui seberapa besar energi dari aktifitas vulkanik. 

Lava adalah magma yang keluar dari dalam Gunung dan mengalami kontak dengan udara atau teroksidasi

*Informasi singkat Aktifitas Gunung Api, harus kita ketahui dari mana dulu ?*

Berawal dari :
- Gempa Vulkanik Dalam dimana gempa terjadi akibat gerakan fluida magma mulai naik keatas dari dapur magma
- Gempa Vulkanik Dangkal dimana gempa terjadi akibat gerakan fluida magma mulai mendekati permukaan
- Tremor atau getaran permukaan dimana aktifitas fluida magma berada dekat permukaan, ada 2 jenis Tremor yaitu Tremor Non Harmonik dan Tremor Harmonik atau Menerus yang umumnya sebagai  penanda sebelum erupsi baik Eksplosif atau Effusif. Tremor diketahui berada pada gelombang 1.5 Hz pada spektogram. 
- Gempa Tektonik Lokal yaitu gempa yang terjadi disekitar Gunung akibat aktifitas pergerakan sesar atau rekahan
- Gempa tektonik jauh yaitu gempa yang terjadi jauh dari Gunung akibat pergerakan sesar atau lempeng yang terekam oleh Seismograf gunung api

Freatik atau Hembusan biasanya terjadi saat fluida magma didominasi  oleh gas daripada cair. 

Penghitungan kadar belerang juga diperlukan untuk mengetahui seberapa besar energi dari aktifitas vulkanik. 

Lava adalah magma yang keluar dari dalam Gunung dan mengalami kontak dengan udara atau teroksidasi

Sabtu, 27 Mei 2023

*Perbedaan Antara Gelombang Ekstrim dan Arus Rip*


Dalam oseanografi ( met-ocean data analysis ) yg dimaksud gelombang ekstrem adalah tinggi gelombang di luar normal atau gelombang dg periode ulang 100 tahunan (H-100) atau lebih, yaitu tinggi gelombang (H) dg probabilitas kejadiannya 1%. 

Di Laut Selatan, gelombang ekstrem terbentuk jika di sekitar Australia terjadi badai tropis yg "ekornya" mencapai perairan pantai selatan Pulau Jawa dan kepualuan Indonesia bagian selatan.

*Sering terjadi _misleading_ antara gelombang ekstrem dg arus rip*. Korban yg terhantam gelombang besar sering dikatakan krn terseret arus, dan sebaliknya, yg terserer arus rip dikatakan karena diterjang gelombang.

Pada kenyataannya, *arus rip dapat terjadi kapan saja di segala cuaca*.

Memang semakin besar tinggi gelombang (H) yg datang ke pantai, semakin deras arus rip yg terbentuk. Tetapi justru jarang ada korban di pantai saat terjadi gelombang ekstrem, karena memang tidak ada atau jarang pengunjung pantai saat ada badai.

Dalam kondisi normal, gelombang Laut Selatan didominasi oleh _swell_ (gelombang yg tlh menjalar pada area yg luas yg tlh meninggalkan daerah pembentukannya/fetch-nya). Shg tjd interferensi yg saling memperbesar H yg bisa mencapai 7 s/d 15 meter ! 

Di perairan pantai utara Jawa rata2 H 1 - 1,5 m saja. Oleh krn itu tdk ada orang berselancar di pantai Laut Jawa.

Hal yg *butuh perhatian* kita bersama adalah, dalam 5 tahun terakhir korban terseret arus di Pantai Selatan Jawa (dari Pandeglang sampai Banyuwangi) *rata2 setiap tahun 28 orang meninggal*. Jauh lebih besar dibanding korban meninggal karena bencana oleh banjir dan puting beliung. 

Yg menyedihkan, sebagian besar dari korban adalah siswa sekolah! Anak-anak kita calon penerus bangsa!

Maka, jangan biarkan mereka mengalami nasib sia-sia karena ketidak-tahuan akan ancaman mematikan arus rip!


Jumat, 18 November 2022

Merajut Kembali Embrio Silaturahmi Melalui réunian tersaji Dalam Media Secangkir Kopi

*(  oleh Mbah Gus Bro...hem )*



Salam Satu kumpulan Réuni dari
Salah satu SMP Negeri Paling bergengsi dan terkenal pada zamannya 40 tahun yang lalu, di kota pahlawan...

Berbagai obrolan ringan, dan cerita yang seru diantara nafas dan rasa yg mendalam melepas rindu juga saling kangen kangenan yg sekian puluh tahun terpisah Oleh waktu dan kesibukan masing masing 

 mereka yang ada dalam renuian tersebut  menceritakan kisah sukses masing-masing*

Ada yang sudah bekerja  : 
- Jadi Dokter
- Jadi Arsitek 
- Jadi Pengusaha
- di dunia perbankan
- TNI
- POLRI
- ASN

Ada juga yg masih : 
- Nganggur
- pedagang
- Dll

dan mereka bekerja di
- Jakarta
- Bogor
- Depok
- Dll.

Ada yg SDH  ke 
-Luar Negri

Begitu juga mereka menceritakan kesuksesan istrinya masing2 ada yg :
- Pengusaha sukses,
- Anggota Dewan
- Dokter
- PNS
- Guru
- Bidan
- Kepala desa, dll

Mereka juga menceritakan ada yg sdh punya :
-rumah mewah
-mobil mewah
-tanah luas
-10 kamar kos-kosan, dll


Melihat para temen tersebut membicarakan kesuksesan mereka masing-masing, ternyata ada 1 orang teman dimana disamping kegiatan kerja sebagai driver Ojol, juga sebagai relawan kemanusiaan,

Teman tersebut segera ke dapur kemudian mengambil seteko kopi panas dan beberapa *cangkir kopi yang berbeda-beda.*

‎Mulai dari cangkir yang terbuat dari kristal, kaca, melamin dan plastik. 

_“Sudah, sudah ..._ 
_Ngobrolnya berhenti dulu._ 
_Ini saya sudah siapkan kopi buat kalian,”_ 
seru sang teman yg hanyalah bekerja sbg driver ojol sekaligus relawan kemanusiaan,  memecah *keasyikan obrolan* mereka.

Hampir serempak, mereka kemudian berebut *cangkir terbaik* yang bisa mereka dapat.

Akhirnya, di meja yang tersisa hanya satu buah cangkir plastik yang *paling jelek.*

Lantas, setelah semua mendapatkan cangkirnya, sang teman pun mulai menuangi cangkir itu dengan kopi panas dari teko yang telah disiapkannya.

_“Mari, silakan diminum,”_ 
ajak sang teman, yang kemudian ikut mengisi kopi dan meminum dari *cangkir terakhir yang paling jelek.*

_“Bagaimana rasanya?_ 
_Nikmat kan?_ 
_Ini dari kopi hadiah dari para penyintas ( para korban bencana tanah longsor di perkebunan kopi di lereng gunung beberapa tahun yang lalu ), 
ini  hasil kebun kopi para penyintas bencana longsor,  dan  kebetulan kemudian biji bijou  kopi ini  saya sangrai sendiri.”_

_“Wah, enak sekali kawan ... Ini kopi paling sedap yang pernah saya minum,”_ 
timpal salah satu teman  yang langsung diiyakan oleh teman yang lain.

_“Nah, kopinya enak ya?_
_Tapi, apakah kalian tadi memperhatikan._ 
_Kalian hampir saja berebut untuk memilih cangkir yang paling bagus hingga hanya menyisakan satu cangkir paling jelek ini?”_ 
tanya sang teman.
Kawan semua pun saling berpandangan. 

_"Perhatikanlah(kata sang teman) bahwa kalian semua memilih *cangkir yang bagus* dan kini yang tersisa hanyalah *cangkir yang murah dan tidak menarik.*_

_Memilih hal yang terbaik adalah wajar dan manusiawi._

_Namun persoalannya, ketika kalian tidak mendapatkan cangkir yang bagus perasaan kalian mulai terganggu._

_Kalian secara otomatis melihat cangkir yang dipegang orang lain dan mulai membandingkan-nya._

_Pikiran kalian terfokus pada *cangkir,* padahal yang kalian nikmati bukanlah cangkirnya melainkan *kopinya.‎*_

_Hidup kita, baik kehidupan dunia maupun kehidupan ibadah, seperti kopi dalam analogi tersebut di atas, sedangkan cangkirnya adalah sarana, pekerjaan, jabatan, atau harta benda yang kita miliki."_

Semua teman2 tertegun mendengar penjelasan dari sang tuan rumah.

Penjelasan dari sang tuan rumah  telah menyentak kesadaran mereka.

_"teman temanku semuanya Messi kita lama tfk pernah bersua sekian puluh Tahun yang lampau tercinta ..."_ 

_"Jangan pernah membiarkan *cangkir* mempengaruhi *kopi* yang kita nikmati._

_*Cangkir* bukanlah yang utama, *kualitas kopi itulah yang terpenting.*_
_Jangan berpikir bahwa :_
*- kekayaan yang melimpah,*
*- sarana yang mewah,* 
*- karier yang bagus dan*
*- pekerjaan yang mapan* 
merupakan jaminan kebahagian hidup dan kenikmatan dalam beribadah.

_*Itu konsep yang sangat keliru.*_

_Kualitas hidup dan ibadah kita ditentukan oleh :_ 
*"Apa yang ada di dalam"* 
bukan 
*"Apa yang kelihatan dari luar"*
_Status, pangkat, kedudukan, jabatan, kekayaan, kesuksesan, popularitas, adalah sebuah predikat yang disandang._
_Tak salah jika kita mengejarnya._
_Tak salah pula bila kita ingin memilikinya._

_*Namun, semua itu hanya sarana.*_

_Sarana hanya bermanfaat apabila bisa mengantarkan kita pada akhir tujuan._
Tujuan akhir kita adalah Syurga

_Apa gunanya  memiliki segala sarana, namun tidak pernah merasakan :_ 
_- kedamaian,_ 
_- ketenteraman,_ 
_- ketenangan,_ 
*dan*
_- kebahagian sejati di dalam kehidupan kita_

_*Jangan sampai sarana menjadi hal yang menyedihkan.*_

_Karena hal itu sama seperti menikmati *kopi* kualitas buruk yang disajikan di sebuah *cangkir* kristal yang mewah dan mahal ..."_


*Semoga Bermanfaat tetap semangat jaga kesehatan jangan lupa bahagia ...*

Rabu, 13 April 2022

LELAKI LANGIT

Satu cerita nyata dalam kehidupan yang di tuang dalam tulisan oleh sosok wanita yg berprofesi sbg seorang psikolog, juga sbg sosok ibu sekaligus sosok istri yg sholehah (satu perkampungan pesantren di Jepara jawa tengah     

           *LELAKI LANGIT*

Tiba-tiba aku terbangun.
Ketika jarum jam menunjuk angka 2.34 pagi.
Setengah mengantuk aku bergegas ke kamar kecil.

Enam detik kemudian aku terpaku heran. Sudah ada ibu berdiri di depanku.
Kenapa ibu ada di sini?
Bukankah almarhumah sudah lama meninggalkan kami.
Rasa kantung kemih penuh mendadak hilang ditelan bumi.
Seorang lelaki yang tak kukenal berdiri di samping ibu. Badannya kurus, wajahnya tirus.

_“Mas Bagus, ibu njaluk tulung yo._
_(Ibu minta tolong). Kalau umroh titip dia ini"_, ujar ibu dengan logat Jawanya yang kental sambil menunjuk lelaki di sampingnya.

_“Nggih Bu. Tapi nyuwun sewu, niku sinten tho?”_ (iya bu, tapi maaf itu siapa), tanyaku heran.

Ibu tidak menjawab.

Lelaki itu kupandangi kemudian.

IMRUL
Aku melihat itu di atas saku kemejanya.
Di bawahnya ada sederetan angka.
Jelas sekali semuanya terbaca.

Tiba-tiba aku terbangun dan mengerjapkan mata.

_“Mas Bagus mimpi lagi ya?”_ ujar istriku lembut sambil membelai kepalaku.

Jantungku berdegup keras.

_“Ini sudah 3 kali mimpi yang sama,”_ ujarku sambil bergegas pergi ke kamar kecil.
Jarum jam 4.34 pagi.
Adzan Subuh berkumandang.

*******

Sopirku pak Sanusi, menghela nafas berat di belakang kemudi.
Jakarta padat merayap malam hari ini.
Duduk di kursi belakang, aku sibuk dengan MacBook Pro menyelesaikan laporan audit tahunan yang hampir jatuh tempo.
Saat Pak Sanusi meliukkan Toyota Camry-ku, aku jadi teringat pada mimpi semalam.

Almarhumah ibu dan Ielaki yang tak pernah aku jumpa.
Kemeja bertuliskan Imrul dan  sederetan angka.

Mungkinkah deretan angka itu nomor handphone?
Apakah lelaki itu namanya Imrul?

Suara nada tunggu digantikan ucapan salam terdengar dari seberang sana, saat aku coba hubungi nomor tersebut.
Suara perempuan.

_“Apa saya bisa berbicara dengan Pak Imrul?”_, tanyaku sedikit ragu.

Hening tak ada jawaban sampai  beberapa menit kemudian.

_“Assalamu’alaikum, Iya ini dengan Imrul,”_ suara lelaki sopan.

Degg..!!
Ini pasti cuma kebetulan, dan jantungku berdegup keras.

Tak ingin berlama-lama di telepon, malam itu juga aku menyambangi rumah Imrul, lelaki kurus berwajah tirus tersebut.
Usianya sekitaran 30, plus-minus.

Kami lesehan di atas lantai semen yang sebagiannya retak, di ruang tamu sebuah rumah petak.

_“Panggil mas Imrul saja,”_
ujarnya sopan.

Aku tersenyum bercampur heran. Dari wajahnya, memang dialah lelaki yang ada dalam mimpiku itu.

_“Kalau boleh tahu, Bapak dapat nomor telepon ini dari mana?”_

Dan berceritalah aku tentang mimpi aneh yang berulang 3 kali itu.
Mas Imrul diam. Wajahnya makin tirus mirip kucing restoran berharap makanan.

_“Apa sampeyan pernah bertemu almarhumah ibu saya?”_
tanyaku sambil menyodorkan foto almarhumah di Hp-ku.
Tak perlu waktu lama buatnya untuk berkata, _"tidak"_.

Aku menggaruk kepala.

_“Mas, kalau bukan karena almarhumah ibu, saya tidak akan pedulikan mimpi itu”_,
ujarku pelan sambil memegang pundaknya.
_“Saya ingin mengajak mas Imrul pergi umroh.”_

_“Tapi saya ini mantan napi Pak. Belum sebulan bebas,”_
ujar Mas Imrul ragu.
Sepertinya dia tidak percaya dengan ucapanku / ajakanku umroh.

Bulu tengkuk di leherku berdesir aneh.

*******

_“Sampeyan dulu kenapa masuk penjara?”_ tanyaku, duduk di samping Mas Imrul yang sedang terpesona.
Seumur hidupnya dia baru pertama kali naik pesawat sebesar ini.
Perjalanan 9 jam Jakarta - Jeddah, mubazir rasanya kalau tidak mencari tahu tentang dia.
Lelaki biasa, mantan narapidana ini.

_“Sebelum masuk bui, kerja saya sebagai satpam. Belum setahun, kantor yang saya jaga kerampokan. Teman sesama satpam, ternyata berkomplot._
_Dua hari sesudah kejadian, semua pelakunya diringkus polisi._
_Di pengadilan, teman itu berbohong kalau saya ikut terlibat. Padahal, waktu kejadian malam itu saya diikat di toilet._
_Hakim lebih percaya dia, akhirnya saya dipenjara. Vonisnya dua tahun,”_ ujar Mas Imrul.

Aku menghela nafas...

_“Sebenarnya, yang bikin saya sedih bukan itu Pak,”_
sambung mas Imrul.
Air matanya sedikit meleleh.

_“Lalu apa mas?”_ tanyaku penasaran.

_“Saya gundah dan khawatir. Kalau saya dipenjara, siapa nanti yang akan merawat ibu._
_Saya anak satu-satunya._
_Apalagi ibu sudah lama lumpuh dan tidak bisa melihat._
_Setiap hari saya menyuapi dan memandikannya._
_Biar gaji kecil, setiap bulan saya selalu cukupkan membeli susu Ibu. Biar ibu tetap sehat.”_
Kali ini bulir air matanya mulai berjatuhan.

Duh Gusti Allah, ternyata aku jauh dibanding mas Imrul.
Waktu almarhumah ibu dirawat di rumah sakit menjelang wafatnya, aku malah sibuk persiapan rapat pemegang saham perusahaan.
Astaghfirullah...

_“Terus siapa yg mengurus ibunya mas Imrul?”_ tanyaku sembari mengelap mata.
Tak terasa aku ikutan menangis juga.

_“Saya minta tolong mbak Yuni, saudara jauh dari kampung. Itu lho, perempuan yang menerima telepon Pak Bagus tempo hari._
_Kebetulan saya masih ada sedikit tabungan, jadi semua uangnya dipakai buat mengurus ibu selama saya dipenjara._
_Dia yang mengurus ibu semenjak itu._
_Saya minta dia datang tiap hari ke penjara, menceritakan kondisi ibu._
_Kalau mbak Yuni datang dan cerita tentang Ibu, hati saya lega rasanya._
_Hati selalu was-was kalau mbak Yuni datangnya telat, khawatir ada apa-apa pada Ibu.”_

Aku cuma menunduk.
Malu pada lelaki di sampingku ini.
Jabatanku mentereng, gaji ratusan juta, tetapi tak bisa dibandingkan dengan ketulusan mas Imrul dalam merawat ibunya.

_"Gusti Allah, apa yang Engkau mau dari pertemuan aku dengan lelaki sholeh ini?_
_Biar aku sadar kesalahanku?_
_Bukankah percuma karena almarhumah sudah tiada?"_
Desahku dalam hati...

_“Baru 6 bulan dipenjara, mbak Yuni kapan itu gak datang dua hari Pak”_, mas Imrul melanjutkan ceritanya.
_“Saya was-was. Ternyata Ibu saya meninggal dunia Pak._
_Sedihnya lagi, Pak sipir penjara nggak ngebolehin saya keluar sebentar buat ziarah ke makam ibu._
_Saya cuma bisa nangis di penjara Pak. Mohon ampun sama Allah.”_

Air mataku menderas.
Duh Gusti Allah, cobaan hidup lelaki ini ternyata berat.
Aku belum tentu kuat menjalaninya.

_“Mas Imrul kan vonisnya 2 tahun. Kenapa bisa bebas lebih cepat?”_ tanyaku sambil menyeka air mata.

_“Oh, kalau itu karena kasus saya diperiksa kembali sama polisi dan pengadilan Pak,”_ ujarnya sambil ragu mengambil kain hangat yang disodorkan awak kabin.

_“Setelah sidangnya diulang, terbukti saya memang tidak bersalah._
_Teman yang berkomplot itu akhirnya berterus terang,”_ ujar mas Imrul pelan.
_“Sebetulnya saya sudah memaafkan teman itu. Sejak pertama kali difitnah.”_

_“Sejak pertama kali sudah memaafkan?”_ tanyaku tambah heran.

_“Iya pak Bagus. Kalau ada orang memfitnah, buat saya cuma dua. Kalau fitnah itu benar, maka saya mohon ampun sama Allah. Tapi kalau fitnah itu salah, maka saya maafkan dan mohon ampunkan dia dari kemurkaan Allah,”_ ujarnya datar.

Degg..!!
Aku langsung teringat fitnah yang menimpaku setahun yang lalu.
Aku dituduh memanipulasi laporan pajak perusahaan.
Si penuduh berhasil aku sikat habis di pengadilan.
Aku beruntung dapat pengacara yang handal.
Tapi sekarang aku menyesal.
Mengapa sepertinya kata maaf tidak pernah ada dalam kamus hidupku selama ini.

Ternyata lelaki ini bukan orang biasa.
Mas Imrul, seorang satpam,  mantan narapidana, tidak dikenal di bumi, tapi terkenal di langit.
Inilah lelaki langit yang semua malaikat pencatat kebaikan pasti mengenalnya.

*******

Tiga hari di Mekkah kami menginap di Royal Clock Tower (Zamzam Tower).
Aku dan mas Imrul menghabiskan seluruh hari penuh dengan ibadah.

Tak cuma itu.
Ada yang spesial di umroh kali ini, dan itu semua karena mas Imrul.
Aku biasa telat shalat fardhu, lalu shalat berjamaahnya cuma di dekat hotel.
Tapi tidak saat bersama Mas Imrul.
Kami selalu berada di shaf depan, melihat langsung Ka’bah.

Aku belum pernah mencium hajar aswad padahal umroh berkali-kali, tapi tidak saat bersama mas Imrul.
Badannya yang kurus justru berhasil membawaku mencium batu hitam itu berkali-kali sepuasnya.
Kami juga shalat di Hijir Ismail dan lama berdo’a di Multazam, antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah.
Semuanya lancar tanpa halangan.

Mas Imrul terlihat sangat menikmati perjalanan umroh ini.
Dalam benakku, kalau pulang nanti dia akan aku pekerjakan sebagai satpam di rumahku.

Hari keempat kami berangkat ke Masjid Nabawi, Madinah Al-Munawaroh.
Dalam bis VIP mas Imrul lebih banyak diam dan berdzikir.

_“Kalau saya perhatikan, mas Imrul tak pernah kelihatan susah,”_ ujarku sambil memiringkan sedikit badan ke arahnya.

_“Allah yang membolak-balikkan hati Pak,”_ ujarnya datar.
_“Maka mintalah itu pada-Nya. Kalau kita menjaga Allah, kita pun akan dijaga-Nya.”_

_“Maksudnya menjaga Allah itu bagaimana Mas?”_

_“Jaga Allah dengan menyempurnakan hari,”_ ujar Mas Imrul serius.

_“Maksudnya bagaimana Mas?”_

_“Hari yang sempurna itu diawali dengan bangun malam. Shalat tahajjud dan witir. Minimal 2 plus 1._
_Lalu Dhuha minimal 2, dan shalat rawatib yang jumlahnya 12 raka’at. Utamanya shalat sunnah fajar sebelum subuh._
_Selalu shalat wajib berjama’ah di masjid._
_Membaca Al-Qur’an usahakan 1 juz setiap hari._
_Senin-Kamis puasa sunnah. Itulah hari yang sempurna.”_

Aku hanya terpana...

Mobil Camry, Mercedez Benz, Pajero, rumah mewah hasil jerih payahku, jadi seperti harta tak bermakna...

Sampai di Madinah, setelah shalat ashar di masjid Nabawi, kami berdesakan menuju *Rawdhah.*
Area khusus dengan karpet hijau itu memang jadi rebutan para jama’ah.
Kami menunggu giliran dengan sabar, berdiri di belakang pembatas putih.

Ketika petugas masjid membukanya, serentak setengah berlari kami menuju pojok paling dekat dengan tembok di sebaliknya makam Rasulullah saw.

_“Mas, ayo cepat shalat disini. Perbanyak istighfar, shalawat & do’a. Ini salah satu tempat yang paling mustajab buat berdo’a,”_ ujarku sambil bersiap-siap sholat.

Di sampingku mas Imrul dengan khusyu’ mendirikan shalat sunnah.
Selesai shalat, aku duduk berdo’a di sampingnya yang masih berlama-lama sujud.
Area Rawdhah sudah sesak dipenuhi jama’ah.

Tak sampai 10 menit kemudian, muncul petugas masjid menyuruh kami segera pergi.
Waktu sudah habis.
Sekarang giliran jama’ah lainnya yang sudah menunggu di balik pembatas putih.

Aku melihat mas Imrul masih sujud.
Petugas masjid menepuk pundakku, menyuruh kami segera pergi.
Entah do’a apa yang dipanjatkan mas Imrul, mengapa begitu lama.

Aku mengguncang halus punggungnya.
Badannya terguling lemah.
Mas Imrul telah tiada...!
Wajah tirusnya tersenyum damai.

Dia meninggal dalam keadaan terbaiknya.
Husnul khatimah saat sujud di Rawdhah, *taman surga.*

Badanku lemas...
Jantungku berdegup kencang.
*Lelaki langit itu telah kembali kepada Rabb-nya...*

*******

Aku duduk sendiri di kelas bisnis.
Penerbangan Jeddah - Jakarta terasa lengang.
Baru saja aku terlelap di kursi, suara awak kabin membangunkan para penumpang untuk makan malam, 6 detik kemudian aku terduduk diam.

Kenapa ibu yang membangunkanku? Ibu kan sdh meninggal.?

_“Mas Bagus, matur nuwun sanget,”_ ujar ibu dengan logat Jawanya yang kental dan senyum khasnya...

*******

Allah swt berfirman:

ﻳَﺎ ﺃَﻳَّﺘُﻬَﺎ ﺍﻟﻨَّﻔْﺲُ ﺍﻟْﻤُﻄْﻤَﺌِﻨَّﺔُ ﮦ
ﺍﺭْﺟِﻌِﻰ ﺇِﻟَﻰٰ ﺭَﺑِّﻚِ ﺭَﺍﺿِﻴَﺔً ﻣَﺮْﺿِﻴَّﺔً ﮦ
ﻓَﺎﺩْﺧُﻠِﻰ ﻓِﻰ ﻋِﺒَﺎﺩِﻯ ﮦ
ﻭَﺍﺩْﺧُﻠِﻰ ﺟَﻨَّﺘِﻰ ﮦ

_"Hai jiwa yang tenang."_
_"Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridha lagi diridhai-Nya."_
_"Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku,"_
_"dan masuklah ke dalam surga-Ku."_
(QS. Al-Fajr, 89: 27-30)

😌🙏❤💕

Minggu, 27 Maret 2022

SOSOK AMIR SYARIFUDDIN KECERDASANNYA BAGIAN DARI SEJARAH KELAM BAGI IDIOLOGY PANCASILA DAN NKRI

SOSOK AMIR SYARIFUDDIN:

PROLOG
Lahir sebagai muslim yg taat satu di antara sosok inspirasitif yg penting terwujudnya sumpah pemuda -2, salah satu pencetus  berdirinya cikal bakal GMNI ( Kristen ),  salah satu pencetus lahirnya faham komunis di nusantara, salah satu pula berdirinya gerakan anti fasisme dgn cara kerjasama dgn belanda,  dan pendiri PNI, PARTINDO, GERINDO dan tikoh pendiri FDR dgn gabungab partai berfaham komunis lalu dgn kecerdasannya pula FDR merubah menjadi PKI )*

Mantan Perdana Menteri Indonesia, Amir Syarifuddin dikenal sebagai politikus ulung nan licin namun harus dihukum mati karena terlibat pemberontakan di Madiun 1948.

Memilih simpang kiri jalan, petualangan politik pada akhirnya membawa Amir Syarifuddin Harahap ke lubang penderitaan.

Amir merupakan pejuang, sosok penting dalam sejarah, seperti juga Sukarno, Mohammad Hatta, dan Sutan Sjahrir sebelum prahara 1948 di Madiun membuatnya terpinggirkan.

Dia Lahir di Medan, Sumatera Utara, 27 April 1907, Amir dibesarkan sebagai seorang muslim. 
Dalam catatan sejarah, Amir disebut sebagai muslim taat yang menjadi politikus licin di kemudian hari.

Amir terpelajar berkat pendidikan Belanda. Dia memulainya di Europeesch Lagere School (ELS) atau sekolah berbahasa Belanda di Medan yang diperuntukkan golongan keluarga terpandang pada 1914-1921.

Berbekal intelektualitas Amir kemudian melanjutkan pendidikan ke Leiden, Belanda. Dia mendapat tawaran saudaranya, Todung Sutan Gunung (TSG) Mulia, yang baru saja diangkat sebagai anggota Volksraad.

Pria yang gemar menghisap tembakau dengan pipa cangklong itu menjadi anggota pengurus perhimpunan siswa Gymnasium di Harleem dan aktif terlibat dalam diskusi-diskusi kelompok Kristen. 

Satu di antaranya CSV-op Java yang menjadi cikal bakal Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI).

Amir tak bisa menamatkan pendidikan di Leiden karena masalah keluarga. 
Pada 1927 ia kembali dan melanjutkan studi dan lulus dari Sekolah Tinggi Hukum di Batavia (Jakarta).

Pada usia 24, tepatnya tahun 1931, Amir memutuskan untuk pindah keyakinan atau agama. 
Proses itu terjadi seiring ketertarikan Amir dengan gerakan kiri.

Meski berpindah keyakinan, Amir tetap menjadi seorang yang taat. Menurut Amir, komunisme dengan ajaran Kristen tak perlu dipertentangkan karena keduanya membicarakan kemanusiaan. 

Hal tersebut merupakan proses pencarian personal secara spiritual yang lazim dilakukan oleh tokoh-tokoh besar. 
Amir mencoba mencari jawaban terhadap persoalan yang dihadapi.

Amir punya karakter untuk mencari semacam kebenaran spiritual terhadap posisinya. Itu hal yang umum di antara kita bahwa kita mencoba mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan dan juga hal yang kita anggap cocok dengan diri kita.

Menurut saya tak ada yang mesti dipertentangkan antara komunisme dengan suatu agama tertentu. Sebab, pemahaman komunisme pada masa itu bukan merupakan antitesis terhadap agama sebagaimana yang berkembang belakangan ini.

Kalau dalam konteks masyarakat saat itu, dia [komunisme] menjadi sebuah jawaban. Orang mencari jawaban terhadap situasi pada masa kolonial yang bisa keluar dari masalah dan jawabannya saat itu, ya, PKI, komunisme, yang paling di depan katakanlah dalam menyuarakan antikolonialisme dan antiimperialisme.

Peran Amir di masa pergerakan nasional terbilang penting. Kongres Pemuda II yang menelurkan ikrar Sumpah Pemuda tahun 1928 menjadi titik tolak Amir dalam perjuangan meraih kemerdekaan.

Ia turut berperan serta dalam agenda tersebut mewakili Jong Sumatra dan ikut membidani kelahiran Jong Batak. 
Amir menjadi Bendahara.

Amir sempat bergabung dengan Partai Nasional Indonesia (PNI) Sukarno sebelum menggagas Partai Indonesia (Partindo) seiring PNI dibubarkan. 

Pada Mei 1937, Amir bersama rekannya seperti Adnan Kapau Gani, Mohammad Yamin, Sanusi Pane, dan lainnya membentuk Gerakan Rakyat Indonesia (Gerindo), sebuah kelompok berpaham kiri yang antifasis.

Dalam buku Orang-orang di Persimpangan Kiri Jalan yang diangkat dari skripsi Soe Hok Gie, Amir ditangkap pemerintah Hindia Belanda pada 1940. Ia diberi pilihan, diasingkan ke Boven Digoel atau bekerja sama dengan pemerintah melawan fasisme Jepang.

Setelah berkonsultasi dengan Gerindo, Amir memilih pilihan kedua.

Amir diberikan 25 ribu gulden oleh Van Der Plass untuk menjaring kekuatan bawah tanah.

Dalam pertemuan di Rawamangun, Jakarta, bersama dengan sejumlah tokoh seperti Pamudji (tokoh PKI ilegal), Subekti dan Atmadji (Gerindo), Sujoko (Barisan Rakyat Solo), Widarta (Persatuan Pemuda Rakyat Indonesia), Kiai Mustofa, serta Liem Koen Hian, lahir sebuah Gerakan Rakyat Antifasis (Geraf).

Gerakan bawah tanah itu pada kenyataannya mudah terbongkar oleh Jepang, yang ketika itu sudah mengambil alih pemerintahan Hindia Belanda. 

Pada 1943, Amir bersama sejumlah orang di kelompoknya ditangkap. Amir dijatuhi hukuman mati oleh Mahkamah Militer Jepang, namun selamat berkat intervensi Sukarno dan Hatta.

Amir diberikan kepercayaan oleh Sukarno untuk menjadi Menteri Penerangan pada 2 September 1945 hingga 12 Maret 1946 di Kabinet Presidensial. Pada masa itu, ia mengeluarkan maklumat tentang kebebasan pers.

Kemudian, Amir menjabat Menteri Pertahanan merangkap Wakil Perdana Menteri. 
Kecakapan dan kecerdasan Amir, menjadi faktor ia bisa dipercaya untuk mengambil bagian dalam kabinet.

Semasa menjabat Perdana Menteri, Amir disibukkan dengan pelbagai polemik. Satu di antaranya terkait dengan ambisi Belanda yang masih ingin kembali menguasai Indonesia. Peristiwa penting ketika itu adalah Perjanjian Renville pada Januari 1948 yang menjadi latar belakang kejatuhan Amir.

Perjanjian Renville adalah perjanjian antara Republik Indonesia dengan Belanda akibat sengketa kedaulatan Indonesia. 

Perjanjian dianggap merugikan bangsa Indonesia karena berdampak pada penarikan pasukan tentara di sejumlah wilayah yang tak mau dilepas Belanda sebelum terbentuk Republik Indonesia Serikat.

Belanda menguasai wilayah-wilayah penghasil pangan dan sumber daya alam.

Wilayah Indonesia terkungkung wilayah sengketa yang dikuasai Belanda, sekaligus mencegah masuknya pangan, sandang, dan senjata ke wilayah Indonesia. 

Indonesia mengalami blokade ekonomi yang diterapkan Belanda.

Kesepakatan dalam perjanjian tersebut dianggap merugikan kedudukan Indonesia. Banyak pihak termasuk partai-partai pendukung seperti Masyumi dan PNI mengutuk keras Amir selaku ketua delegasi. Sukarno pun meminta Amir meletakkan jabatan.

Amir sejak itu memilih jadi oposisi di masa Kabinet Hatta. Front Demokrasi Rakyat (FDR) yang berdiri dengan Amir menjadi salah satu pentolannya menentang keras kabinet Hatta.

FDR merupakan gabungan dari Partai Sosialis, Pemuda Sosialis Indonesia (Pesindo), Partai Buruh, PKI, Sentral Organisasi Buruh Seluruh Indonesia (SOBSI), dan Barisan Tani Indonesia (BTI). Hampir seluruhnya adalah organ berpaham kiri.

Mereka menuntut agar kesepakatan Renville dibatalkan hingga menghentikan pelbagai perundingan dengan Belanda.

Aksi FDR semakin berkembang seiring kembalinya tokoh PKI, Musso, dari Moskow, Uni Soviet, pada Agustus 1948. Satu bulan berikutnya, Musso membentuk politbiro PKI di mana Amir ditempatkan pada bagian pertahanan.

FDR diubah menjadi PKI. Lalu melancarkan pemberontakan dan berhasil menguasai sejumlah wilayah seperti Madiun, Kediri, Purwodadi, Ponorogo, Blitar, dan Nganjuk. Di Madiun, mereka memproklamasikan 'Soviet Republik Indonesia'.

Pemerintah Indonesia lantas mengambil tindakan tegas dengan menggelar operasi militer dengan sasaran utama yakni Madiun, Purwodadi, dan Pacitan. Operasi militer membuat posisi PKI di Madiun semakin terdesak. Kondisi semakin sulit ketika Musso ditembak mati pada Oktober 1948.

Kelompok Amir hanya dapat bertahan sampai 29 November 1948. Mereka sempat mengembara mengitari Gunung Wilis dan Gunung Lawu. 
Persembunyian Amir dan beberapa orang lainnya di Desa Klambu, Grobogan, terendus dan pada akhirnya mereka menyerah kepada Pasukan Kala Hitam yang dipimpin Kemal Idris.

Amir sudah susah payah, kurus, dan pincang. Ia menderita disentri.

Harry Poeze, dalam bukunya berjudul Madiun 1945, menggambarkan mantan perdana menteri itu hanya memakai piyama, sarung, dan tak bersepatu saat tertangkap. Pipa cangklong yang biasa tak terpisahkan darinya, absen.

Dia dibawa ke Kudus untuk kemudian berlanjut ke Yogyakarta dengan kereta khusus.
Amir sempat diberikan buku Romeo and Juliet karya William Shakespeare oleh Kolonel Soeharto yang bertugas menjaganya.

Sesampainya di Yogyakarta, Amir, Soeripno, dan Hardjono ditahan di penjara Benteng lalu dibawa ke Solo.

Lantas pada tengah malam pada 19 Desember 1948 tepatnya di Desa Ngalihan, Karanganyar, Solo, 20 orang penduduk Desa Karangmojo menggali lubang 1,7 meter atas perintah tentara.

Lubang itu disiapkan untuk Amir, Maruto Darusman, Suripno, Oey Gee Hwat, Sardjono, Harjono, Sukarno, Djokosujono, Katamhadi, Ronomarsono, dan D. Mangku.

Buku Madiun 1948 PKI Bergerak gubahan Harry A. Poeze menuturkan percakapan singkat menjelang Amir dkk dieksekusi.

Mulanya, seorang letnan tentara menerangkan adanya surat perintah Gubernur Militer Gatot Subroto mengenai eksekusi mati bagi 11 orang tersebut.

"Apakah saudara sudah mengikhlaskan saya dan kawan-kawan saya?" tanya Amir.

"Saya tinggal tunduk perintah," balas letnan.

"Apakah saudara sudah memikirkan yang lebih jernih?" ujar Amir lagi.

"Tidak usah banyak bicara," kata letnan.

"Saya tidak menyalahkan saudara, tetapi dengan ini negara yang rugi," timpal Djokosudjono.

Letnan memerintahkan anak buahnya dalam regu tembak untuk mulai mengisi bedil.

Amir lantas menghampiri sang letnan. Sambil menepuk badan letnan ia berkata, "beri kami waktu untuk bernyanyi sebentar".

Letnan memenuhi permintaan tersebut. Sebelum bernyanyi, mereka menulis surat atas usul yang dilontarkan kali pertama oleh Suripno.

Kemudian, Amir dkk mengumandangkan lagu Indonesia Raya dan Internasionale, lagu kaum buruh sedunia. Setelah selesai bernyanyi, Amir berseru: Bersatulah kaum buruh seluruh dunia! Aku mati untukmu!

Kemudian, mereka ditembak satu per satu. Dimulai dari Amir.

Sumber:📕orang orang kiri di persimpangan

Jumat, 14 Januari 2022

BENCANA ALAM DALAM FILOSOFI DAN PRESFEKTIF HUKUM Rta dan HUKUM Rna DALAM.MASYARAKAT HINDU


*BENCANA ALAM DALAM FILOSOFI PERSPEKTIF HUKUM Rta dan HUKUM Rna dalam kehifupan masyarakat Hindu

Hukum Alam dan Hukum Wajib  sesuai masyarakat hindu
menyebutkan bahwa jagad raya atau alam semesta dikendalikan oleh *hukum lahir (Utpeti),*  *hidup (Stiti)* dan *mati (Pralina),*

 dan tak ada seorangpun yang dapat menghindari hukum tersebut. Ini sesuai dengan aksara suci OM yang merupakan penyatuan dari aksara *AUM yaitu Ang (Jawa: Ana),* 

 *Ung (Urip),* dan *Mang (Mati)* sebagai simbol dari hukum tersebut. Maka OM mencerminkan tidak saja kesucian tetapi juga keabadian kukum jagad raya atau alam semesta.

Apa artinya?
Artinya lahir, hidup, dan mati adalah sebuah keniscayaan. Lahir bisa dengan berbagai cara, ada yang dengan stek, cangkok, membelah diri, bertelur, lahir normal, sesar, lahir di jalan, di rumah sakit, dll. Hidup juga bermacam-macam. Ada yang miskin, kaya, jadi guru, petani, pengusaha, bahagia, menderita. Mati pun caranya bermacam-macam. Ada yang sakit berbulan-bulan, ada yang sebentar, ada yang tidak sakit tau-tau meninggal. Ada yang kecelakaan, ada juga karena bencana alam.

Keseluruhan alam semesta ini terdiri dari dua realitas: Purusha dan Prakriti.

*Prakriti adalah divine energy (energi ilahi).*

 Prakriti adalah penyebab awal dari seluruh fenomena alam materi, seluruh dimensi alam semesta - dan segalanya, tentu saja kecuali Purusha yang tidak memiliki penyebab maupun menjadi sebab. Prakriti menjadi sumber asal dari apapun yang bersifat material dan energi.

*Aditer dakso ajayata, daksad uaditih pari*  *(Rg Veda 2.72.4)*


Artinya:
Dari aditi (materi) daksa (energi) berasal dan dari daksa aditi berasal.

Dalam hukum modern, ini dikenal dengan hukum kekekalan energi.

Seringkali kita menghubungkan bencana alam dengan tingkah manusia yang semakin jauh dari ajaran dharma. Apa betul demikian?
Bisa benar bisa salah.
1. Tergantung bencananya. Ada bencana yang terjadi akibat ulah manusia. Banjir dan tanah longsor misalnya, bisa jadi karena ulah manusia dan bisa juga bukan. Tergantung konteksnya. Apalagi gempa bumi dan gunung meletus. Sangat kecil  bahkan boleh dikatakan tidak ada peran manusia sebagai penyebab kejadian bencananya.
2. Tergantung bagaimana manusia menyikapinya. Apakah kita siap dengan bencana yang terjadi? Apakah kita telah mempelajari, memperkirakan potensinya, memahami tanda-tandanya, bersiaga melakukan evakuasi ketika tanda-tanda itu datang, sampai pada sikap penerimaan akan Hukum Tuhan itu?

*Hukum alam Rta yang lebih mudah kita pahami sebagai Dharma* 

menjadi landasan Srada ketiga yaitu

 *Hukum Karma Pahala,*

 Karma adalah Perbuatan dan Pahala adalah Hasilnya. Hukum ini bekerja dengan sedemikian adilnya tanpa ada cacat cela. Kalaupun kita tidak mau peduli dengan bencana termasuk gempa bumi dan gunung meletus maka hukum karmapala juga bekerja. Karena hukum ini tidak pernah absen dalam segala aspek kehidupan.
Apa yang kita perbuat itulah yang akan kita terima.

*Ajaran Tri Rna*  mengatakan bahwa kita harus membayar hutang (saya lebih suka menyebut sebagai kewajiban) atas apa yang telah Tuhan berikan, para guru berikan, dan orang tua atau leluhur berikan. Tuhan memberikan kita akal budi, kecerdasan. Para guru memberi kita pelajaran pengetahuan. Orang tua memberi kita cintakasih maupun bimbingan sikap hidup dan kebiasaan baik. Semua itu harus kita balas dengan memanfaatkan akal budi dan kecerdasan kita untuk menyerap ilmu pengetahuan  tentang alam. Tentang hukum-hukum alam.

*Pemahaman terhadap Rta (Hukum Semesta)* dan *Rna (Kewajiban)* akan membuat kita selalu berusaha belajar dan bekerja keras menjaga harmoni jagad raya. Ini adalah sebuah kesadaran modern nan canggih.
Bahwa agama bukan hanya aturan tentang bagaimana manusia menyembah Tuhannya. Tapi juga bagaimana manusia berhubungan dengan manusia lain. Bukan hanya hubungan sosial tapi juga hubungan pengetahuan, saling belajar. Juga hubungan ekonomi, saling berupaya membangun kesejahteraan.
Bahkan agama juga memberikan pedoman untuk manusia berhubungan dengan alam. Bagaimana memahami sifat-sifat alam, seberapa besar porsi yang bisa kita ambil dan harus seberapa besar kita memberi. Bukan hanya searah tapi harus timbal balik.
Konsep ini kita kenal dengan Tri Hita Karana , tiga hekarmonisan hidup yang mebuat hidup kita bahagia – membangun hubungan yang harmonis pada Tuhan, pada sesama manusia, dan pada alam. Pemahaman yang baik akan hukum alam membuat kita akan semakin meyakini konsep Tri Hita Karana. Kita meyakini hubungan yang baik dan harmonis manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia degan alam akan membuat hidup kita bahagia.

Sekarang kita masuk lebih jauh ke bencana. Bencana itu ada 2, yaitu bencana alam dan non alam. Bencana non alam jelas terjadi karena sepenuhnya ulah manusia. Ada bencana sosial, bencana politik, bencana ekonomi, dll. Yang ini tidak perlu kita bahas lebih jauh. Kita akan lebih fokus pada bencana alam, yang sering terjadi dan menjadi perdebatan: ini salah siapa dan bagaimana kita seharusnya bersikap.

Bencana Karena Ulah Manusia?

Bencana alam sering dikaitkan dengan perilaku manusia yang semakin menjauh dari ajaran Tuhan. Benarkah demikian?
Pertanyaannya, ajaran Tuhan yang mana?
Kejadian gunung meletus, gempa bumi, dan tsunami sering dikaitkan  dengan teguran atas tingkah laku manusia yang mulai melupakan ritual agama, kemaksiatan, dll. Lalu, apakah meletusnya gunung Agung tahun 1954 juga karena manusia di Bali sudah mulai meninggalkan ajaran leluhurnya? Lebih jauh lagi, apakah meletusnya gunung Toba puluhan ribu  tahun lalu yang mengakibatkan terbentuknya danau Toba juga karena manusia yang meninggalkan ajaran agama?

Bencana alam dibagi menjadi 2: bencana geologi dan bencana hidrometeorologi. 

*BENXANA GEOLOGY* 

Gunung meletus, gempa bumi, dan tsunami (bencana geologi) adalah konskuensi logis dan keniscayaan hukum Rta. Jagad raya diciptakan sedemikian sempurnanya sehingga ada tata surya yang nyaman menjadi tempat hidup manusia. Ada bumi yang kita tempati, ada matahari yang membuat bumi nyaman untuk kehidupan karena energi matahari membuat bumi memiliki segala persyaratan kehidupan seperti air, udara, dan segala zat yang terkandung baik di atmosfir, di permukaan bumi, hingga di perut bumi. Energi matahari yang diterima bumi mampu menggerakkan siklus hujan, dan menciptakan segala kebutuhan energi fosil (minyak dan batubara) juga energi panas bumi. Bumi kita terus berputar tanpa pernah berhenti sebagaimana Sang Hyang Widi juga tanpa pernah berhenti bersamadi. Inilah kehidupan.

Energi yang diterima bumi pada saatnya harus dikeluarkan untuk menjaga keseimbangan semesta. Maka gunung meletus dan gempa bumi adalah pertanda bahwa bumi kita tetap hidup. Tentu ini berbeda dengan planet lain yang tidak pernah mengalami letusan gunung dan gampa bumi karena memang tidak ada kehidupan.

Maka jika bencana gempa bumi dan gunung meletus dikaitkan dengan ulah manusia yang meninggalkan ajaran agama bukanlah hal yang tepat. Namun demikian sebagaimana ajaran Rta dan Rna maka bencana gunung meletus dan gempa bumi bisa saja dikaitkan dengan kurangnya kita menjalani kewajiban. Kita yang telah dibekali akal budi dan pengetahuan masih kurang memanfaatkan apa yang telah Tuhan, guru, dan orang tua berikan (Tri Rna) untuk belajar memahami tanda-tanda alam. Kurang menjaga harmoni Tri Hita Karana. Sudahkah para cerdik pandai membangun sistem peringatan dini bencana dengan baik? Sudahkan pemerintah menetapkan prosedur standar menghadapi bencana? Sudahkah masyarakat mematuhi peringatan dini yang ada? Atau justru merusak buoy tsunami? Sudahkan membangun gedung sesuai standar tahan gempa? Dll.
Jika dikaitkan dengan ini maka kerugian akibat bencana yang terjadi memang akibat ulah manusia yang tidak menjalani ajaran agama dengan baik. Dalam arti tidak mengimplementasikan ajaran agama dalam kehidupan yang semakin modern. Karena tujuan agama kita bukan hanya moksa melainkan moksartam jagadhita ya caiti dharma. Bukan hanya memikirkan bekal setelah mati melainkan juga harus mensejahterakan kehidupan di dunia.

Lalu bagaimana dengan bencana alam lain seperti banjir, longsor, kekeringan dll (yang disebut dengan bencana hidrometeorologi)? Untuk jenis bencana ini memang ulah manusia sangat besar pengaruhnya. Namun juga bukan sepenuhnya kesalahan manusia. Karena siklus alam juga selalu berusaha menjaga keseimbangannya dengan adanya hujan deras, angin kencang, dll. Hanya memang ulah manusia yang terlalu mengekploitasi alam seringkali membuat bencana hidrometeorologi terjadi semakin sering dan magnitudonya semakin kuat. Ini juga wujud sikap manusia yang tidak mengindahkan ajaran agama dalam konsep Rta, Rna, Karmaphala, dan Tri Hita Karana.
Tidak ada kesejahteraan yang bisa diraih bila hubungan satu dengan lainnya tak seimbang, patron – client, yang satu mengeksploitasi yang lain.

*Rg Veda I.1.9 yang menyatakan:*
*Sa nah piteva sunave
‘gne supayano bhava,
Sucasvanah svastaye*

Artinya:
Izinkan kami mendekatimu (bumi) dengan mudah, seperti ayah kepada anaknya; Semoga engkau senantiasa bersama kami.

Peran Ritual Keagamaan

Jika dalam ulasan di atas disebutkan bahwa bencana alam adalah siklus alam dan sebagian juga peran manusia dalam menjaga lingkungannya, lalu apa peran ritual keagamaan dalam kaitannya dengan bencana alam?
Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap agama memiliki ritualnya masing-masing, meskipun bisa kita katakan bahwa Hindu merupakan agama dengan ritual yang mungkin paling banyak. Mengapa harus ada ritual? Tidak cukupkah hanya dengan doa atau japa atau mantra? Bukahkah Bhagawad Gita juga mengatakan demikian?

*Maha rsinam bhrgur aham Giram asmy ekam aksara Yadnyanam japa yadnyo aham Stha-varanam aham himalaya. (Bhagawad GitaX.25).*


Artinya:
Di antara Rsi Aku adalah Maha Rsi Bhrgu. Di antara aksara suci Aku adalah Omkara. Di antara Yandya Aku adalah Japa Yadnya. Di antara benda tak bergerak Aku adalah Himalaya.

Ritual adalah yadnya yang berisikan kalimat-kalimat mantra/japa berbalut tradisi dan budaya. Manusia seringkali memerlukan ritual untuk lebih bisa menguatkan niat dan memfokuskan pikiran dalam melantukan japa.
Tentu saja ritual tiap agama berbeda-beda tergantung dimana asal agama itu berkembang. Bahkan ritual agama Hindu juga bergantung pada budaya setempat. Lebih jauh lagi, ritual Hindu umumnya menggunakan sesaji yang melambangkan makna japa atau mantra yang dimaksudkan. Ibarat mengungkapkan cinta akan lebih afdol jika dilakukan dalam suasana romantis dengan perantara kuntum bunga. Sesaji yang menghiasi ritual Hindu seringkali diperepsikan tidak baik oleh peganut agama lain, bahkan dianggap sesat. Apalagi persembahan sesaji seringkali dihaturkan di gunung, laut, hutan angker, dll.
Dalam Hindu, alam adalah Tuhan dalam berbagai fungsinya. Dalam bentuk hujan Dia disebut Indra, dalam bentuk angin Dia disebut Bayu, dalam bentuk api Dia disebut Agni, dalam bentuk laut Dia disebut Baruna. “Ya Tuhan, engkau adalah Brahma, Wisnu, Siwa, Rudra…” demikian doa sehari-hari umat Hindu.  Weda memang menyatakan demikian. Maka lahirlah yadnya (persembahan suci) kepada api, kepada laut, kepada gunung. Itulah bentuk harmoni, saling menghormati, saling menjaga.

*Istan bhogan hi vo deva
Dasyante yajna bhavitah
Tair dattan appradayaibhyo
Yo bhunkte stena eva sah (Bhagawad Gita III.12)*
Artinya:
Dengan pemujaanmu kepada dewata, maka Dewata akan memberkahimu dengan kebahagiaan. Dia yang menikmati berkah tanpa melakukan yadnya, adalah ibaratnya seperti pencuri.

Jadi, apakah persembahan-persembahan itu sesat?
Kembali lagi, tergantung kesadaran kita. Kesadaran anak-anak akan melahirkan gambaran Tuhan yang kekanak-kanakan, kesadaran yang matang dan dewasa akan melahirkan gambaran Tuhan yang dewasa: maha bijaksana, maha adil, maha baik, maha pengertian. Terlalu besar DIA untuk dipahami, dimiliki dan diklaim seorang diri.

Ritual Hindu dengan segala uba rampe atau perlengkapanya berupa sesaji justru menjadi penguat niat dari japa mantra atau doa. Kekuatan ritual justru meneguhkan betapa seriusnya kita ingin selalu menjaga harmoni hubungan manusia dengan alam dan dengan Tuhan.


GUS BROHEM 

Relawan kebencanaan Indonesia

Sabtu, 25 Desember 2021

Tiap Tanggal 26 Desember kita wajib menggali pemgetahuan dan ilmu teknolgy terapan sekitar Tsunami, krn makin tahun akan slalu muncul klaster bencana Tsumami dgn epic penemuan ilmu teknology dan I.T pada PB Tsunami

Tentang Tsunami

Tsunami Aceh merupakan bencana yang paling mematikan pada awal abad XXI juga bermula dari Indonesia pada tanggal 26 Desember 2004, sebuah gempabumi besar terjadi di dalam laut sebelah barat Pulau Sumatra. Gempabumi ini memicu tsunami yang menewaskan lebih dacariri 283.000 jiwa di sebelas negara dan menimbulkan kehancuran hebat dari banyak kawasan pesisir di negara-Informasinya dinegara yang terkena. Di Indonesia sendiri gempabumi dan£ tsunami mengakibatkan sekitar 165.708 korban jiwa dan nilai kerusakan yang ditimbulkannya mencapai lebih dari Rp 48 triliun. Orang mulai bertanya tanaya dengan tsunami, Apa itu tsunami? Kenapa/@ Allah menciptakan tsunami.

Dari negeri asalnya sana, negeri Jepang, tsunami adalah istilah yang berarti gelombang pelabuhan (dari asal kata Tsu = Pelabuhan, dan  Nami = Gelombang). Pada dasarnya menyatakan suatu gelombang laut yang terjadi akibat gempa bumi di dasar laut (seismic sea wave). Tsunami adalah gelombang laut berskala besar yang disebabkan oleh pergerakan tiba-tiba dari lantai samudra. Penyebab paling banyak karena gempa bumi, disusul gunung api dan longsor.

Berdasarkan kejadian tsunami di Indonesia tahun 1629-2014 ada 174 tsunami, sebagain besar diakibatkan karena gempa dan beberapa diakibatkan longsoran (landslide) dan akibat gunung berapi. Tsunami paling besar di Indonesia yang tercatat dalam sejarah adalah tsunami akibat meletusnya gunung Krakatau (1883) dimana gelombang tsunami mencapai 30 m dan menelan kornan 36.000 jiwa. Kejadian tsunami yang juga membawa korban jiwa dan material yang tidak sedikit, yaitu tsunami di Flores pada 1992 menyebabkan 2150 orang tewas dan hilang. Begitu juga tsunami di Banyuwangi 1994 ada 238 orang tewas. Di Biak 1996 menyebabkan 60 orang tewas dan 134 orang hilang. 

Tsunami Pangandaran pada  17 Juli 2006  di Pantai selatan Jawa yaitu di Ciamis-Pangandaran-Cilacap-Kebumen sampai Pantai baron Gunung Kidul. Tsunami ini juga menimbulkan banyak korban meninggal, hilang dan luka-luka serta rusaknya sebagian besar infrastruktur.  Ada cerita menarik, disebutkan saat itu Badan Meteorologi Jepang dan Pacific Tsunami Warning Center 45 menit sebelum gelombang tsunami datang.  Badan Meteorologi Jepang dan Pacific Tsunami Warning Center mempunyai sistem yang canggih  berbasis satelit sehingga bisa mengetahui terjadinya gempa. Informasi itu diberikana pada menteri yang berwenang, tapi tidak disampaikan ke masyarakat. Andaikata informasi ini disampaikan di masyarakat lewat media elektronik dan media lainnya akan menyelamatkan banyak nyawa. Hal ini menunjukkan bahwa bahaya alamiah maupun yang tidak alamiah bisa  berubah menjadi bencana dikarenakan (1) belum adanya sosialisasi pengetahuan dasar tentang bencana, (2) belum terlatihnya masyarakat menghadapi bencana. 

Negara Jepang merupakan Negara kepulauan relatip kecil dan terletak di kawasan geologi tektonik aktif dengan banyak gempa dan tsunami sama dengan negara kita. Karena kecilnya kepulauan maka masyarakat Jepang tidak punya pilihan lain, mereka harus menghadapi gempa dan tsunami tersebut. Untuk itu mereka mencatat, meneliti, mengembangkan sistem peringatan dini, mengembangkan bangunan tahan gempa, dan mensosialisasikan hasil penelitiannya. Sosialisasi kepada masyarakat tanpa kecuali baik kepada balita, manula, ibu-ibu hamil, maupun penyandang cacat dan lain-lain. Mereka melakukan gladi atau simulasi menghadapi gempa secara rutin dalam jangka waktu tertentu. Karena sosialisasi sudah berlangsung lama maka masyarakat Jepang sudah terbangun budaya keselamatan, sehingga saat terjadi gempa mereka reflek akan bersembunyi di bawah meja sampai getaran selesai baru mereka keluar ruangan satu persatu. Tsunami Sendai pada Jumat tanggal 11 Maret 2011 Jepang dihantam gempa 9,0 skala Richter dan diikuti tsunami yang dahsyat, rusaknya infrstruktur, kebakaran hebat, dan rusaknya intalasi nuklir. Gempa dan tsunami ini mirip dengan yang terjadi di Aceh tahun 2004, nanti bisa kita bandingkan jumlah korban dan kerusakan yang terjadi. Tsunami di Aceh jumlah korban lebih dari 167.300 orang sedangkan di Jeang  tidak lebih dari 20.000 orang.

Indonesia Rawan Tsunami

Tsunami merupakan peritiwa alam sebagai akibat posisi tektonik Indonesia yang terletak di kawasan tektonik aktif karena ditekan oleh tiga lempeng bumi yaitu lempeng Indo-Australia di bagian selatan,lempeng Euro-Asia di bagian utara dan Lempeng Pasifik di bagian Timur. Ketiga lempeng tersebut bergerak dan saling bertumbukan sehingga lempeng Indo-Australia menghujam ke bawah lempeng Eurasia (Indonesia ada di lempeng Eurasia).  Kawasan yang terletak dekat zona tumbukan (subduksi) merupakan kawasan pusat-pusat gempa dan tsunami, Lempeng-lempeng ini terus bergerak dengan kecepatan 7 cm/tahun sehingga gempa akan berulang di tempat dengan magnitude yang hampir sama dengan periode ulang tertentu. 

Batas tumbukan Lempeng Samudara Hindia-Australia dan Lempeng Benua Eurasia berada sekitar 300 kilometer dari pantai selatan Jawa dan membentuk palung yang dikenal dengan Palung Jawa. Panjang totalnya sekitar 5.600 kilometer, terbentang mulai dari kepulauan Andaman-Nicobar di barat sampai ke Sumba di bagian timur. Tumbukan lempeng ini juga menyebabkan terbentuknya palung samudera, lipatan, punggungan, dan patahan di busur kepulauan, sebaran gunung api, dan sebaran sumber gempa. Gunung api yang berada di Indonesia berjumlah 129 dan 13% dari gunung api aktif dunia berada di negara kita.  

Pada hakikatnya gempa tidak pernah membunuh tapi ketidak tahuan, ketidak mau tahuan dan ketidak ingin tahuan bisa menyebabkan kita terbunuh.  Ketidak tahuan tentang gempa akan membuat kita tidak merasakan getaran dan atau goyangan sehingga saat terjadi gempa kita tidak melakukan respon segera tetapi setelah banyak yang runtuh baru bergerak menghindar. Respon yang terlambat ini akan berakibat terjadi kepanikan karena tidak berjalannya pikiran normal dan kalau yang tidak tahu jumlahnya banyak maka terjadi kepanikan massal (chaos). Ketidak tahuan juga menyebabkan kebingungan sehingga mempercayai isu-isu dan ramalan yang biasanya berkembang bersamaan dengan munculnya bencana. Faktor ketidak mau tahuan muncul setelah jumlah penduduk semakin banyak dan kemiskinan juga semakin banyak sehingga muncul masyarakat yang tidak meperdulikan keadaan sekitar.  Gempa (lindu) akan menyebabkan hancurnya bangunan-bangunan dan infrastruktur lainnya. Ini akan memicu longsor, likuifaksi, dan gelombang pasang tsunami. 

Tsunami Akibat Gempa Tektonik dengan persyaratan bila gempa dengan patahan vertikal, patahan naik maupun turun (lebih dari beberapa meter secara mendadak dan vertikal), jika gempanya berkekuatan lebih dari 6,5 SR, dan pusat gempa berada pada kedalaman kurang 60 km dari dasar laut. Sampai kini, hampir mustahil untuk segera mengetahui apakah gempa tersebut menghasilkan patahan vertikal (naik atau turun) maupun horizontal. 

Penyebab tsunami yang kedua terjadinya tsunami adalah adanya longsor besar yang disebabkan oleh gempa, kegiatan gunung berapi, atau longsor di dasar laut. Pada 1972 terjadi longsor besar di Gunung Maeyama yang disebabkan oleh gempa yang dipicu dari meledaknya gunung berapi Unzen. Sebuah gelombang tsunami dapat saja ditimbulkan oleh sebuah tanah longsor (land slide) dari atas permukaan laut (sea level). Longsoran itu lalu masuk kedalam laut. Land slide ini dapat terjadi ketika lereng atau gundukan sedimen menjadi terlalu curam dan materialnya jatuh akibat gaya tarik gravitasi. Bisa jadi longsoran itu terjadi akibat angin topan, gempa bumi, hujan, atau deposisi material yang terus-menerus. Gelombang tsunami di Grand Banks, Newfoundland  pada 1929 terjadi akibat landslide bawah laut yang sangat hebat di bawah lereng benua (continental slope).
 
Insiden paling menakutkan adalah landslide pada 9 Juli 1958 di Teluk Alaska. Ketika itu cuaca pada malam hari begitu cerah, hanya beberapa gumpalan awan berserakan di langit. Matahari tampak bersinar hingga pukul 10 malam. Jarak pandang ke seberang teluk sangat jelas. Hanya dua menit lebih sedikit usai gempa bumi, terdengar sebuah ledakan yang memekakkan telinga. Bill Swanson melihat ke arah atas teluk. Balok-balok es besar itu berjatuhan ke dalam air. 

Penyebab tsunami berasal dari meletusnya gunung berapi. Fenomena ini memang jarang terjadi. Namun dampak dari tsunami demikian juga tak kalah serunya. Desa-desa, pulau-pulau, dan bahkan seluruh penduduk musnah akibat letusan gunung berapi. Lebih dari itu, semua korban jiwa akibat letusan gunung-gunung berapi, hampir seperempatnya tewas tergulung ombak tsunami. Gelombang tsunami dari letusan gunung krakatau misalnya, telah mengakibatkan begitu banyak korban jiwa sampai sejauh 120 km, lebih jauh ketimbang dampak dari letusan gunung berapinya(aliran lavanya). Berdasarkan catatan sejarah, didunia sedikitnya 92 tsunami besar dihasilkan oleh letusan gunung berapi. 
Gelombang tsunami vulkanik yang terbesar dalam sejarah adalah pada 1883 ketika Gunung Krakatau yang berada di Selat Sunda meletus. Seperti diketahui Kepulauan Indonesia merupakan salah satu zona yang paling aktif di bumi. Berbagai gempa bumi besar umumnya berasal di Palung Jawa (the java trench). Letusan Krakatau sangat mencengangkan.

SMONG bisa menyelamatkan

Kita bisa melihat film tsunami Aceh 2004 dan tsunami Sendai 2011 terasa miris dan rasanya menjadi pesimis bisa terhindar dari amukan tsunami. Pada kenyataanya banyak masyarakat mengembangkan sisitem peringatan dini berdasarkan sejarah tsunami yang telah menerjang mereka. Ada contoh keberhasilan komunitas yang dikembangkan masyarakat Pulau Simelue Aceh, yang aktif dan selalu belajar dari kejadian gempa dan tsunami yang pernah terjadi dan mengembangkan sistem deteksi dini dengan teriakan semong yang berarti air laut surut dan semua orang harus segera lari menuju kebukit. 

Istilah ini selalu disosialisasikan dengan cara menjadi dongeng legenda oleh tokoh masyarakat setempat secara turun temurun sehingga istilah ini jadi melekat dan membudaya dihati setiap penduduk P Simelue. Istilah smong ini dikembangkan sejak tahun 1900 dan istilah ini pula yang menyelamatkan hampir seluruh rakyat P Simelue dari amukan bencana tsunami 26 Desember 2004 padahal secara geografis letaknya sangat dekat dengan pusat gempa. Masyarakat yang berasal dari P Simelue dan bekerja di sepanjang pantai barat Sumatra menjadi pahlawan karena menyelamtakan banyak orang dengan menyuruh dan memaksa orang segera mengungsi menuju tempat yang tinggi begitu melihat air laut surut.


Rabu, 17 November 2021

Fakta Ilmiah Ikan 'Pertanda Gempa dalam laut* QARFISH, sama dgn binatang yg hidup di lereng gunung Api, sbg petunjuk kearifam lokal bakal terjadi erupsi gunung api

Ditulis dan di tuang ulang 
Oleh : Ibrahim Da Silva 
dari berbagai penelitian ilmiah para pakar kegempaan bawah laut


4 Fakta Ilmiah Oarfish, Ikan 'Pertanda' Gempa 
Ditemukannya seekor oarfish di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada beberapa hari terakhir menimbulkan tanda tanya besar bagi sebagian orang.
Kabarnya, jika ikan yang jarang terlihat itu suatu saat muncul ke permukaan dan ditemukan oleh manusia, maka kemunculannya merupakan pertanda bencana gempa. Benarkah?
Sejumlah komunitas akademik menilai bahwa mitos itu ada benarnya. Mengingat habitat oarfish yang berada di laut sedalam 1.000 meter memungkinkannya peka terhadap pergerakan lempeng Bumi di dasar laut.
Ditambah, mungkin saja ikan itu mampu mendeteksi dini tumbukan lempeng di dasar laut yang dapat menjadi sebab-musabab gempa.
Menurut riwayat, seminggu sebelum gempa berkekuatan 8,9 Skala Richter dan tsunami besar melanda pantai timur Jepang pada 11 Maret 2011, ditemukan banyak oarfish yang naik ke daratan pantai Jepang dan sebagian tersangkut di jaring nelayan.
Tak hanya itu, ilmuwan juga menilai bahwa oarfish bertanggung jawab atas beberapa legenda tentang monster ular laut di sejumlah kebudayaan manusia.
Mitos atau bukan, berikut empat fakta ilmiah tentang oarfish yang dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber.


1. Hidup di Zona Perairan Pelagik

Zona pelagik merupakan kawasan laut dengan rerata kedalaman 3,68 km hingga maksimum 11 km dan terbagi menjadi lima sub-zona. Lima sub-zona itu adalah epipelagik (0-200 m), mesopelagik (200-1.000 m), batipelagik (1.000-4.000 m), abisopelagik (4.000-dasar laut), dan hadopelagik (dasar laut).
Karena biasa hidup di lautan dalam, oarfish menjadi salah satu ikan yang sulit ditangkap dan membuatnya menjadi sulit diteliti. Hanya ada sejumlah penangkapan dan penampakan yang dilaporkan tentang oarfish.
Diduga, karena biasa hidup di perairan dasar laut yang dekat dengan lempeng Bumi, oarfish 'sensitif' terhadap aktivitas yang mampu memicu datangnya gempa. 

2. Berasal dari Ordo Lampiformes

Ordo Lampiformes adalah jenis ikan bersirip kipas (ray-finned fish). Lampiformes merupakan ordo yang mencakup sekitar 96 persen jenis ikan yang ada di lautan.
Sirip kipas dan sirip panggul (pelvic fin) merupakan organ tubuh yang digunakan oleh oarfish untuk berenang. Ordo tersebut banyak hidup di laut dengan kedalaman 100 hingga 1.000 meter, menjadikan ikan ordo lampiformes juga berjenis pelagik.
Ikan-ikan yang berasal dari ordo ini juga memiliki karakteristik berkulit cerah. Dan salah satu genus oarfish, Regalecus, mampu memiliki kulit berwarna kemerah-merahan.

3. Terbagi Menjadi Dua Genus
Regalecidae, nama familia oarfish, terbagi menjadi dua genus, yakni Agrostichthys dan Regalecus.
Saat ini, Agrostichthys memiliki spesies bernama Agrostichthys parkeri atau disebut sebagai Streamer fish. Spesies ini merupakan jenis oarfish yang biasa hidup di samudera bagian selatan Bumi dan mampu hidup berkembang hingga sepanjang 3 meter.
Sementara itu Regalecus memiliki spesies bernama Regalecus glesne atau dikenal sebagai oarfish raksasa. Spesies ini hidup di kawasan perairan yang beragam, mengikuti sumber makanan yang ada.
SpesiesRegalecus glesne diyakini bertanggung jawab atas mencuatnya mitos tentang ular laut (sea serpent). Salah satu yang berukuran besar pernah ditangkap pada 1996 oleh taruna Navy SEALs AS. Hasil pengukuran atas tangkapan pada 1996 menunjukkan bahwa spesies Regalecus glesne mampu berkembang hingga sepanjang 7 meter lebih.
4. Ekologi, Riwayat Hidup, dan Perilaku
 
Oarfish dilaporkan sebagai ikan soliter, atau biasa hidup sendiri. Beberapa genus, seperti Regalecus, yang berusia dewasa mampu berkembang hingga sepanjang 1 - 7 meter.
Menurut sejumlah laporan penampakan, oarfish tersebar di sejumlah kawasan perairan, termasuk juga di wilayah kutub hingga di laut tropis. Persebaran itu dipengaruhi oleh sumber makanan yang tersedia. Karena, oarfish cenderung hidup di tempat yang memiliki ketersediaan makanan yang mumpuni.
Makanan oarfish beragam, mulai dari zooplankton, udang, krustasea kecil, ubur-ubur, dan cumi.

Ikan 'Pertanda' Gempa?

Penemuan oarfish kerap diasosiasikan dengan pertanda gempa bumi yang akan datang. Pada 2013, dua Oarfish raksasa sempat ditemukan di pantai California, Amerika Serikat.
Sebagian pengguna internet pada waktu itu mengaitkannya dengan pertanda gempa. Terutama terkait mitos di Jepang yang mengaitkan penampakan oarfish yang langka dengan aktivitas tektonik.
Apalagi, California beberapa kali diguncang lindu hebat. Misalnya pada Rabu, 18 April 1906, gempa dengan kekuatan hampir 8 Skala Richter mengguncang San Francisco, California, dan pantai California Utara. Dipicu pergeseran lempeng San Andreas.Puluhan ribu bangunan hancur, kebakaran tak terkendali, ribuan orang tewas. Diperkirakan setidaknya 3.000 nyawa melayang.
Juga gempa bumi berkekuatan 7,2 Skala Richter di Baja, California pada Minggu, 4 April 2010. Setidaknya dua orang tewas dan 100 orang terluka dalam musibah itu.
Seminggu sebelum gempa dan tsunami yang menerjang pantai timur Jepang pada 11 Maret 2011 silam, sekelompok oarfish ditemukan terdampar di pantai Negeri Sakura. Beberapa tersangkut di jaring nelayan.
Sudah lama diyakini penduduk Jepang, oarfish yang berenang ke permukaan--dari dasar laut yang dalam--adalah pertanda datangnya gempa bumi.
Laman The Telegraph juga pernah memuat artikel tentang oarfish yang muncul ke permukaan sebelum terjadi gempa besar di Chile dan Haiti pada 2010 silam.
Namun, para ilmuwan masih skeptis dengan anggapan bahwa oarfish adalah petanda gempa.
"Mungkin itu hanya kebetulan belaka," kata Rick Feeney, dari Natural History Museum of Los Angeles County, seperti Liputan6.com kutip dariCBS, 21 Oktober 2013.
Apalagi, tambah dia, empat penampakan oarfish telah dilaporkan sejak 2010 dari selatan Central Coast, termasuk Malibu pada 2010 dan Lompoc pada 2011.
"Kami pikir, ikan-ikan itu terdampar di pantai dan mati karena mengalami tekanan tertentu, yang belum kita pahami," kata Feeney, menambahkan oarfish bisa jadi kelaparan atau mengalami disorientasi.

Sabtu, 06 November 2021

JEJAK TSUNAMI RAKSASA DI TEMUKAN DI SELATAN,, Berapa lamakah durasi aktifnya sesar pur a ini...? dan kapan ..?

Ekspedisi Palu-Koro segera dilaksanakan dalam waktu dekat ini adalah upaya pengurangan risiko bencana (PRB) di wilayah Sulawesi Tengah yang menurut ahli geologi terancam gempa dan tsunami besar karena adanya beberapa sesar aktif di sana. Ekspedisi ini tidak akan berhenti di wilayah ini, karena ada lebih dari 200 sesar aktif di Indonesia.

Wilayah pantai selatan pulau Jawa juga salah satu yang terancam gempa dan tsunami besar. Wilayah Lebak menurut beberapa penelitian paleotsunami pernah dilanda tsunami besar ratusan tahun lalu. Meski demikian tidak ada catatan tertulis berupa manuskrip kuno tentang tsunami besar ini.


 Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) adalah di antara yang pernah melakukan penelitian itu.


Para peneliti telah menemukan deposit tsunami di Pantai Pangandaran, Jawa Barat, dan Cilacap, Jawa Tengah. Deposit ini diduga berasal dari tsunami pada 1867. Deposit dibawa tsunami diperkuat dengan adanya mikroorganisme dari lingkungan laut dalam di endapan ini.

( Kutip dari Yan Rizal, geolog dari ITB (Kompas). 


Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), juga menemukan jejak tsunami yang diduga terjadi sekitar 400 tahun lalu. Deposit terduga tsunami yang ditemukan di Lebak menunjukkan umur 331 tahun dan 293 tahun dengan toleransi 24 tahun. Tsunami diperkirakan terjadi sekitar tahun 1685 dan 1723. (  di kutip dari Eko Yulianto. ahli paleotsunami dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) )


Katalog Wichman memang mencatat adanya gempa pada 5 Januari 1699. Wichman menyebutkan, gempa ini memicu kerusakan hebat di Jakarta hingga Banten, bahkan memicu terjadinya longsor di Gunung Salak dan beberapa wilayah lain. Meski demikian gempa ini diduga bukan gempa darat, namun gempa ini nampaknya terjadi di zona subduksi.

Hasil dari beberapa penelitian ini telah diseminarkan dan ditulis oleh beberapa media besar, termasuk juga oleh National Geographic.

Selama sepuluh tahun terakhir,  para ahli mencari deposit tsunami di selatan Jawa untuk mendukung teori tentang keberadaan tsunami di kawasan tersebut. Dari penelitiannya di Sungai Cikembulan, Pangandaran, Jawa Barat, 

Telah di temukan empat lapisan pasir yang diduga menjadi penanda keberulangan tsunami di kawasan ini.

Salah satu lapisan pasir cukup tebal, yang menunjukkan bahwa skala tsunaminya sangat besar. Dalam lapisan itu terdapat cangkang kerang Foraminifera yang menguatkan dugaan bahwa endapan ini berasal dari laut yang terbawa saat tsunami. Setelah dilakukan penanggalan, lapisan itu diduga akibat tsunami sekitar 400 tahun lalu. Itu berarti tsunami terjadi sekitar tahun 1600 atau abad ke-17 (National Geographic).


Kepala Bidang Mitigasi Gempa dan Tsunami BMKG Daryono menyebutkan, bahwa pemahaman masyarakat dan aparat pemerintah tentang kerentanan bencana gempa dan tsunami di Indonesia masih minim.  Ini tentu menjadi tantangan dalam upaya mitigasi atau pengurangan risiko bencana. Padahal, dari katalog tsunami yang disusun BMKG, tercatat 230 kejadian tsunami yang pernah terjadi di Indonesia.


Dituang dan di tulis Ulang oleh 

Ibrahim Da Silva

Nara Sumber :

1. LIPI

2. BMKG

3.IABI

4. YAN RIZAL 

5. EKO YULIANTO

6. DARYONO


Sabtu, 25 September 2021

GEMPA YG PUNYA DAYA RUSAK YG KUAT YG DENGAN MEKANISME GESER ( STRIKE - SLIP FAULT ) sangat menarik untuk dicermati

*Gempa Kuat M5,9 Guncang Mansfield Australia Dipicu Sesar Aktif*

Gempa berkekuatan 5,9 terjadi pada pagi hari Rabu 22 September 2021 pukul 7.15.53 WIB dengan pusat gempa di dekat Mansfield, Victoria. 

Gempa kerak dangkal (shallow cruatal earthquake)  ini dilaporkan mengguncang wilayah yang sangat luas di bagian Tenggara Benua Australia.

Episenter gempa ini terletak pada koordinat 146,35 Bujur Timur dan  37.49 Lintang Selatan tepatnya di darat tepatnya sebelah selatan Kota Mansfield dengan kedalaman 10 km.

Peta dampak guncangan gempa (ShakeMap) menunjukkan bahwa guncangan gempa mencapai Melbourne bagian timur bahkan hingga di Canberra.

Gempa ini dilaporkan banyak menimbulkan kerusakan di Kota Woods Point termasuk di pinggiran kota Melbourne. 

Hasil monitoring menunjukkan adanya beberapa aktivitas gempa susulan (aftershocks) pasca terjadinya gempa utama (mainshock).

Gempa ini adalah 
yang terbesar yang pernah terjadi di Victoria dalam kurun waktu 50 tahun terakhir.

Aktivitas gempa kuat dengan mekanisme geser (strike-slip fault) ini sangat menarik untuk dicermati karena Australia pada umumnya adalah benua yang stabil.  Tapi bagaimanapun lempeng benua pun dapat mengalami tekanan tektonik dari lempeng tektonik lainnya sehingga dapat mereaktivasi jalur sesar aktif.

Gempa yang terjadi hari ini menjadi bukti bahwa di wilayah timur laut Melbourne ternyata terdapat jalur sesar aktif (active fault) yang harus diwaspadai, yaitu zona patahan dekat Cagar Alam Gunung Skene.

Dugaan kuat bahwa akumulasi energi tektonik pemicu gempa ini berkaitan dengan dorongan Lempeng Pasifik yang menekan bagian Australia tenggara.

Jumat, 23 Juli 2021

INISIASI GEOPARK GUNUNG PENANGGUNGAN

INISIASI GEOPARK GUNUNG PENANGGUNGAN

G Penanggungan terletak di antara Kabupaten Mojokerto (bagian barat) dan Kabupaten Pasuruan (bagian timur), Provinsi Jawa Timur. 

Gn. Penanggungan puncaknya di  ketinggian 1,653 mdpl dan dikeilingi oleh delapan kerucut-kerucut yaitu Gunung Wangi (987 mdpl, 
sisi tenggara), Gunung Bendo (1015 mdpl, sisi selatan), Gunung Sarahklapa (1235 mdpl, sisi barat daya), Gunung Jambi (745 mdpl, sisi barat), Gunung Bekel (1260 mdpl, sisi barat laut), Gunung Genting (588 mdpl, sisi utara), Gunung Gajahmungkur (1089 mdpl, sisi timur laut), dan Gunung Kemuncup (1238 mdpl, sisi timur).

Keberadaan gunung-gunung memiliki pengaruh tersendiri terhadap kebudayaan masyarakat religi di Indonesia, hal ini dapat terlihat dari bagaimana cara masyarakat Indonesia memperlakukan sebuah gunung. 

Peninggalan kepurbakalaan berbentuk candi terletak di kaki gunung sampai ke puncak gunung, menjadi sebuah bukti bahwa gunung mendapatkan tempat yang terhormat serta dianggap suci, 
seperti G.Penanggungan. 

Berdasarkan prasasti Cunggrang bertarikh 929 Masehi yang isi situ di daerah Gempol Pasuruan merupakan sumber data tekstual yang menyebut nama Pawitra’, yakni nama arkhais untuk sebuah ‘gunung suci. Toponimi ‘Pawitra’ adalah sebutan bagi gunung ini oleh warga yang bermukim di lembah sisi utara. 

Adapun bagi warga yang tinggal di sisi selatannya, menyebut ‘Penanggungan’. G.Penanggungan dikenal juga dengan gunung seribu candi karena banyaknya peninggaln candi disekeliling gunung. Kondisi candi candi sebagian ada yang rusak dan beberapa masih baik. 

Secara geologis saat terbentukanya G.Penanggungan dapat dikategorikan aktif sebab banyak kerucut parasit di sekelilingnya. 

 Kawasan G. Penanggungan tersusun atas  breksi gunung api, lava, tuf, breksi tufan, aglomerat, dan lahar. Keterdapatan dari litologi tersebut, dapat menyusun lapisan suatu sistem hidrogeologi dan ciri fisik tersendiri yang kemampuannya  berpengaruh 
dalam menyimpan air tanah. Sistem akuifer ruang antar butir, sistem akuifer rekahan, dan sistem akuifer antar butir dan rekahan. 
Daerah  imbuhan terdapat pada puncak G.Penanggungan hingga lereng bagian bawah.
sedangkan daerah lepasan berada di sekeliling lereng yang ditandai muncunya mata air atau sumber air. 

Hubungan alam geologi dan budaya sudah mulai muncul abad X atau tepatnya tahun 977 Masehi yang terpahat dengan angka tahun 889 Saka di Pertirtaan Jotolundo yang terletak disisik barat penanggungan.  

Situs dibangun oleh salah seorang raja Kerajaan Medang periode Mataram Kuno dari Wangsa Isyana di Jawa Timur. Raja saat itu berinisiatip membangunan candi untuk menangkap mata air kemudian  menjadikannya taman air yang sedap dipandang dengan harapan tidak ada yang menganggu atau merusak taman air tersebut.  

Struktur bangunan petirtaan awalnyanya terdiri dari empat tingkat (Jolo = air, tundo = berundak.). Sekarang hanya tersisa dua tingkat, bagian kaki petirtaan terhampar kolam luas. Sedangkan bagian paling atas, berupa berbatuan berbentuk silinder dengan sembilan lubang yang memancurkan air. 

Bersama masyarakat sekitar membangun semacam tandon air agar terdistribusi merata baik untuk air minum maupun persawahan yang dikenal dengan subak. 
Untuk menunjukkan rasa syukur terhadap Patirtan Jolotundo, seluruh desa dan desa di bawahnya bersama ke mata air untuk berdoa. Sumber air sangat vital bagi mereka dan menjadikan tempat itu menjadi tempat suci. Patirtan Jolotundo masih terpelihara dengan baik dan masih keluar airnya. Status KERAMAT atas sumber air ini berhasil menyelamatkan sampai sekarang.

Sedangkan di bagian sisi timur juga, dibuat patirtan untuk menangkap mata air dan dikenal dengan Patirtan Belahan (Sumbertetek) yang menunjukkan hubung kait dengan geologi. Berdasarkan ditemukannya "Sengkalan Memet" atau gambar/relief yang bermakna angka (tahun) tentang raksasa makan bulan. Ini berarti Candra atau Bulan bernilai 1, dimangsa atau digigit (dalam bahasa Jawa Kuna: "sinahut") bernilai 3, sedangkan Kala Rau (Rahu/Rau adalah satu dari 9 planet yang dikenal dalam astronomi Hindu) bernilai 9. Jadi, ungkapan tersebut membentuk angka 1-3-9, dalam candra sengkala dibalik menjadi 931 (Saka). Jadi, Patirtan Belahan itu dulu dibangun atau pernah direstorasi pada tahun 931 Saka (1009 Masehi).

Banyak yang harus disampaikan, akan sangat senang sambil berdikusi lewat WEINAR #1 tersebut pada hari Sabtu, 28 November 2020 Jam 09.00-12.00. Kita tunggu partisipasi aktifnya.

Sabtu, 03 April 2021

ASMARAKU TERPAUT DALAM SALAM SATU ASPAL

*ASMARAKU TERPAUT  DALAM SALAM SATU ASPAL*

  NALIKA bus Suroboyo - Malang -Blitar,  mlebu  terminal Blitar,  banjur mandeg. Langsung diserbu tukang ojek.
     "Ojek, Pake ?"
     Aku noleh. Saeba kagetku jebule sing nawani bocah wadon umur sekitar 30 tahunan. Dheweke nggawe jaket kulit warna coklat, ngepres. Ngono isih ditambahi sal biru sing nggubet ing gulune. Dedege sedheng, bocah wadon kuwi dhuwure udakara 160-an senti. Kanthi ngganggo clana jeans ireng tampilane katon pantes banget.
"Kula betakaken nggih, Pak ...., " clathune banjur ngangkat karton wadah jajan lan buwah gawanku, age-age wanita kuwi marani  _N' MAX_ sing diparkir nang mgisor uwit.
      "Endi tukange ojek, Mbak ?" takonku.
      "Nggih kula piyambak lho, Pak"
      "Hah ??"
      "Wonten menapa, Pak ?" 
      Aku meneng. Mesthi wae semu gumun. Racake tukang ojek ki priyayi kakung. Iki kok cah wadon, ayu pisan. Pawakane lencir kuning. Nalika bukak maskere sing ngalangi panyawangku, aku mlongo. Lha piye, jebul meh kaya Amanda Manopo, bintang sinetron _Ikatan Cinta._ Jiblles. Ora slewah.
      "Mangga, Pak ...." clathune sing gawe aku gragapan. Dheweke mesem. 
      "Aku tak sing ning ngarep ya, Mbak ?" jareku usul.
       "Hehee ...." bocahe mung mlengeh karo ngulungake kunci kontak lan heleme. 
       "Kakunge tindak ngendi Mbak, kok slirane ngojek dhewe ?" takonku ing sela-selane mesin sepeda montor sing ngleser ana ratan nuju nglegok.  Ora maido montor anyar. 
       "Napa, Pak ?" 
       "Garwane kerja ning ndalem ya,  Mbak ?" takonku setengah nylidhiki. Kok kaya intel, batinku, hehe ....
       "Sampun boten gadhah, Pak ...." 
       " _Innalillahi,_ wis seda, ye ?"
       "Dirayah tiyang sanes ...." jawabe lirih karo ngguyu ning aku isih tengen.
        "Astagfirullah ...."
       "Kersane, ta, Pak, kula trimah. Mbokbilih sampun lakon ...." bacute sajak legawa. 
        "Terus ....slirane karo putrane, ya ?"
     "Dereng gadhah, Pak ...." muni ngono sepeda motore nerak _zebra cross_ nganti njondhil lan dheweke spontan ngrangkul bangkekanku. 
       "Sorry, Mbak, ora weruh, e. " jareku. Bocahe mung ngguyu. 
       Ora krasa wis tekan ngarep ngomahku. 
"Tak aturi pinarak sik, Mbak, ayo dilebokne ngomah barange. "
"Injih, Pak ...." muni ngono karo ngangkat kartonku. Banjur mlebu ana ruang tamu.
'Oh, iya. Asmane sapa, slirane ?"
"Kula DINA, Pak ...."
"Mbak DINA ngersakne unjukan adhem apa anget ?" pitakonku.
"Wadhuh, boten sisah, Pak ...."
"Wis kadhung ki" jareku karo nggawa jus jeruk sing mentas tak jupuk saka kulkas.
"Ayo, diunjuk,
"Injih, Pak .... Ibuk tindak pundi, Pak ?" pitakone. Aku unjal ambegan, sadurunge njawab bloko.
"Ibu wis kapundhut, wis meh nyewu, kok. Aku ya ijen. Anakku telu wis padha mentas, kabeh digawa bojone dhewe-dhewe. Hehee ...." guyuku sepa.
"Lajeng Bapak taksih ngasta ?"
"Wis pensiun, telung taun kepungkur. Trus slirane yen ngojek ya 'siang-malam' ta, Mbak ?" aku nyoba ngalihne ukara.
"Boten. Namung siyang, Pak ...." ngakune.
" Iya. Kuwi luwih prayoga. Jalaran slirane ki, nyuwun sewu, ayu. Jujur sakjane aku ora lila yen dadi tukang ojek senajan kuwi pegaweyan halal." bacutku.
Dina dhingkluk. Katon rikuh. 
" Wis terus pira ongkose mau ?" punggelku.
" Sakersa, kula dherek ...." jawabe. Aku ndudut lembaran abang saka dompet banjur tak lungne.
"Wah, boten wonten wangsulipun, Pak ...." ucape Dina.
"Wis diasta wae, ora usah disusuki. Minangka simpatiku marang slirane."
"Nanging ...."
" Nanging, ora apa-apa, Mbak DINA ?"
"Kula .... boten sekeca, Pak ...." guneme rikuh. Aku meksa tak kon nampani. DINA, makaping-kaping anggone ngucapake rasa syukur. 
   
               ***

WIWIT kuwi DINA dadi langgananku. Malah kerep tak aturi mapag barang. Yen ora sambang putu, ya lungan njaban kutha.
Sore kuwi udane kaya disok saka langit. Ngandeg anggonku arep lelungan. Kamangka DINA wis ana omahku, njemput. 
"Lajeng kadospundi, Pak ? jawahe sajake deres, 
"Ora apa-apa. Ning kene wae. Ora usah kesusu. Aku seneng yen ketemu sliramu. " jareku apa anane.
DINA mung mlengeh.
"Umpama saiki slirane ora usah ngojek, piye ?" takonku sabanjure.
"Lho, sampun pedamelan kula, lho, Pak ...."
"Bener. Ning kaya-kaya aku ora lila yen slirane ngojek. Aku ...." suaraku kandheg ing gulu, "Aku pengin slirane ana omahku kene ngganteni swargine ibune ...." bacutku jujur.
DINA dhingkluk sawetara. Katon praupane semburat jambon. Banjur dhangak nyawang aku, katon rikuh banget malah kepara kisinan.
"Aja kok jawab saiki Din, iki dudu crita cekak sing ngayawara, utawa wacan instan, ning kasunyatan. Bab ati lan privacy ...." tembungku sareh.
"Injih, Pak .... kula nyuwun wekdal sawetawis njih ? Badhe nglaras manah rumiyin ...."
"Ning aja suwi-suwi ya, jawabe ?"
" Injih, Pak ...."
"Nanging sabisa-bisa jawaben. Yen ora sarujuk, aku ora gela. Tenan, kok ,..."
"Injih. Sembah nuwun njih, Pak, kula Badhe nyuwun pamit rumiyin ...." kandhane. Udane wis terang. Malah srengengene katon semburat. Wis keplorot ana langit kulon.  Ngacik wayah sore ....💪
   
              ***

MEH setengah wulan suwene ora ana kabar saka DINA. Nalika tak hubungi hapene ora aktif. Aku ora gela. Pancene sing kleru aku, kok kaya kebo nantang pasangan, utawa sing pas kaya wong cebol nggayuh lintang. Utawa maneh, gaplek pringkilan .... wong wis tuwèk petakilan, batinku. Hahaaa ....! 
Bubar sholat jama'ah saka langgare Kyai Zaenal Fanani, aku  nyandhak sepeda motor. Kangen putu. Wis sepasar iki ora ketemu, lucune putu kaya gawang-gawang ing mripatku. Honda Vario-150 tak gelak nyuwek bulak Jiwut sing sepi. Apa maneh wayahe wis bakda Ngisyak, mentas udan pisan, sadawane dalan katon samun. Tekan kidul makame BUNG KARNO, aku mandheg, arep tuku jajane putuku dhisik. Senengane 'Silver Quin' lan 'Oreo'. Durung nganti mlebu swalayan krasa hape sing ana kanthong jeans kedher ambal-ambalan. Banjur tak priksa, DINA !.
      "Assalamu'alaikum, Bapak ...."
"Wa'alaikum salam .... slirane ta Cah Ayu ?" 
" Injih, Pak  ..." swarane cemlengking. 'Nyuwun duka lho, Pak .... kula nembe matur samenika ...." 💪
"Iya. Ora dadi apa, DIN. Aku wis krasa yen slirane ora sarujuk. Aku sing nyuwun pangapura ya, DIN ...." jareku apa anane.
"Lho.... lho .... kok Bapak dhawuh ngaten ?"
"Lha piye, ta, Cah Ayu. Rak ya bener ta ?"
"Boten leres !"
"Lire piye ?"
" Kula .... kula ...." durung tutug anggone tilpun kesusu hapene mati. Tak bel bola-bali ora kena. 
"Mbak pulsa 50 ribu ke nomor ini !" uniku menyang kasire swalayan. Nomere DINA.
" Ngapunten Bapak nembe pulsanipun telas. Matur sembah nuwun transferipun pulsa he hee ...."
"Iya, Cah Ayu .... terus piye bacute ...." takonku ora sabar.
'Kula .... kula .... dherek kersanipun Bapak ...." swarane karo nangis.
"Lho, ngapa kok nangis Cah Ayu ....?"
"Kula .... kangen, Pak ...." jawabe. Jawaban sing ringkes. Kanggeku wis cukup sakabehe.
Kutha Blitar wis sepi. Putuku palinga wis babuk. Ning atiku wis ayem. Seneng banget. Nganti ora krasa aku rengeng-rengeng dhewe kaya wong edan.
" _Senajan kowe ngilang ra bisa tak sawang, nanging ning ati tansah kelingan ...._" Heheee .... 

Trus lamat-lamat aku krungu suworo......
mbahkung....mbahkung....wungu mbah....
Tibake putuku nggoyok² awakku

Halaaahhhh,
Tibak'e ngimpi to iki mau.

😭😭😭🤣🤣🤣
Buat PARA OJOL SENG WES USIA LANJUT LAN  DUWE PUTU
- BUKAN OJOL BIASA
-OJOL USIA LANJUT
- OJOL PURNAWIRAWAN 

Jumat, 02 April 2021

WAKTU MANDI JELANG SHOLAT WAJIB 2 WAKTU

Mari Kita ngaji bareng perihal Bab 
Mandi jelang want u sholat wajib 5 waktu.

BAB MANDI SEBELUM SUBUH

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadikan bunyi kokok ayam jantan di waktu malam, sebagai penanda kebaikan, dgn datangnya Malaikat dan kita dianjurkan berdoa. Ini bagian dari keistimewaan ayam.

Al-Hafidz Ibn Hajar mengatakan,

وللديك خصيصة ليست لغيره من معرفة الوقت الليلي فإنه يقسط أصواته فيها تقسيطا لا يكاد يتفاوت ويوالي صياحه قبل الفجر وبعده لا يكاد يخطئ سواء أطال الليل أم قصر ومن ثم أفتى بعض الشافعية باعتماد الديك المجرب في الوقت

Ayam jantan memiliki keistimewaan yg tidak dimiliki binatang lain, yaitu mengetahui perubahan waktu di malam hari. Dia berkokok di waktu yg tepat dan tidak pernah ketinggalan. Dia berkokok sebelum subuh dan sesudah subuh, hampir tidak pernah meleset. Baik malamnya panjang atau pendek. Karena itulah, sebagian syafiiyah mefatwakan untuk mengacu kepada ayam jantan yg sudah terbukti, dalam menentukan waktu. (Fathul Bari, 6/353).

Sabda beliau, ‘ayam mengingatkan (orang) untuk shalat’ bukan maksudnya dia bersuara, ‘shalat..shalat..’ atau ‘waktunya shalat…’ namun maknanya bahwa kebiasaan ayam berkokok ketika terbit fajar dan ketika tergelincir matahari. Fitrah yg Allah berikan kepadanya. (kitab Fathul Bari, 6/353).

Doa Ketika Dengar Ayam Berkokok

Kokok ayam adalah suara yg paling disukai Allah . Suara kokok ayam menandai turunnya malaikat membawa rahmat-Nya. Ketika berkokok, konon ayam mengucapkan, “Lâ ilâha illallâh”. Karenanya doa ini dianjurkan untuk dibaca saat ayam berkokok.

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ

Lâ ilâha illallâh. Allâhumma innî as’aluka min fadhlika.

Artinya, “Tiada tuhan yang disembah selain Allah. Hai Tuhanku, aku meminta kepada-Mu sebagian dari kemurahan-Mu,” 
-------

Sedang Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam setiap pagi hari memanjatkan doa untuk umatnya.

 اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا

“Ya Allah berikanlah berkah kepada umatku di pagi hari mereka.” (HR. Tirmidzi).

Artinya, pagi bukan saatnya untuk berleyeh2, apalagi kembali pulas mendengkur. Oleh sebab itu, mesti ada niat dan ikhtiyar kuat dlm diri agar kita tdk termasuk umat Islam yg kehilangan berkah, justru di awal suatu hari bermula.

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Pagi hari bagi seseorang itu seperti waktu muda dan akhir harinya seperti waktu tuanya.”
------

Manfaat Mandi Sebelum Subuh 

Keistimewaan mandi fajar yaitu mandi pada pagi hari sebelum adzan subuh yg banyak sekali orang tidak mengetahuinya. Sebenarnya banyak sekali kelakuan di saat2 tertentu dalam islam, namun kita tidak mengetahui bahwa itu banyak khasiat dan manfaatnya bagi kita. Diantaranya ialah Mandi diwaktu terbit fajar (sekitar pukul 4 pagi) waktu istimewa.

Para Nabi dan Rasul adalah manusia mulia yg senantiasa menghidupkan waktu sepertiga malam sampai fajar. Untuk itu mereka adalah manusia yg paling sehat dibanding umatnya. Keteladanan ini diikuti para tabiin, tabiut tabiin dan salafush shalih. Mereka meraih kesehatan dengan banyak mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala, dan Insya Allah termasuk kebiasaan mandi dikala fajar.

Syaikh Dr. Abdul Hamid Dayyat dari Universitas Kairo, Mesir menjelaskan maanfat kesehatan yg diperoleh orang dgn bangun pagi banyak sekali. Diantaranya, gas O3 diudara sangat melimpah saat fajar, kemudian berkurang sedikit demi sedikit, hinnga habis ketika matahari terbenam. Gas O3 mempunyai pengaruh yg positif pada urat saraf, mengaktifkan kerja otak dan tulang. Ketika seseorang menghirup udara fajar yg dinamakan udara pagi, dia merasakan kenikmatan dan kesegaran tiada taranya diwaktu manapun, baik siang atau malam.

Bagi kalian yg senantiasa melakukan mandi fajar dgn kontinyu/istiqamah/rutin, akan mendapatkan beberapa faedahnya antara lain :

1.Tidak terkena penyakit Ain (sakit, demam,pilek dan lain sebagainya).
2.Tidak akan terkena sihir, guna2, santet baik dari Jin maupun ulah manusia.
3.Badan akan sehat selalu.
4.Wajahnya bercahaya.
5.Doanya mudah dikabulkan Allah
6.Sukar di do’akan jahat oleh orang lain (seperti di sumpahi, maka akan berbalik kepada yg menyumpahinya).
7.Mengawetkan daya tahan mata, tidak mudah rabun.
8.Belum lagi khasiat lainnya

--------

Hasil penelitian yg dirilis oleh situs informasi dan konsultasi kesehatan,, menyatakan ada 3 waktu yg seharusnya dihindari kebiasaan seseorang untuk mandi, Berbahaya!! Bahkan bisa menyebabkan kematian mendadak. Simak penjelasannya di bawah ini.

1. Jangan Mandi 30 Menit Setelah Shalat Ashar

Pada waktu tersebut kondisi darah dalam tubuh sedang panas, sehingga jika kita memaksakan diri untuk mandi, maka bisa mengakibatkan rasa lelah dan letih yg berlebihan.

2. Jangan Mandi Setelah Maghrib

Pada waktu maghrib antara pukul 18.00 – 19.00 juga dilarang, dikarenakan kondisi jantung kita pada waktu itu sangat melemah. Selain itu, mandi pada waktu tersebut juga meningkatkan resiko penyakit paru-paru basah.

3. Jangan Mandi Setelah Waktu Isya Sampai Jam 12 Malam

Setelah waktu isya, merupakan waktu dimana jantung kita butuh beristirahat. Mandi pada saat itu akan menyebabkan kerusakan jantung permanen jika kita lakukan secara terus menerus. Selain itu, mandi pada waktu setelah isya bisa mengakibatkan penyakit reumatik.

Jika anda memang tak memiliki waktu yg tepat untuk mandi, berikut ini adalah waktu alternatif yg dianjurkan untuk mandi.

Waktu yg direkomendasikan ini sudah pasti mengandung manfaat untuk tubuh.

1. Mandi di Waktu Subuh atau Sebelum Subuh

Mandi sebelum subuh sangat dianjurkan, karena mengandung ozon dalam air lebih tinggi sehingga membuat badan lebih segar dan lebih awet muda. Rasululah selalu melakukan mandi sebelum subuh, karena mandi di waktu ini akan menguatkan daya tahan tubuh.

2. Mandi di Waktu Ashar

Mandi pada waktu ashar atau sekitar pukul 15.00 akan membuat tubuh anda lebih segar. Selain itu, mandi pada waktu ashar juga mampu meningkatkan kekebalan tubuh sehingga tidak akan mudah terkena penyakit.  Demikian, silahkan di share ke yang lain agar bermanfaat.

Manfaat Mandi Di Sepertiga Akhir Malam 

Mandi di sepertiga akhir malam sebelum memulai rangkaian qiyamullail. Jika ditinjau dari kesehatan dan penelitian kesehatan ternyata memiliki manfaat yg sangat besar. Mandi yang biasa kita lakukan pada pagi hari memang memiliki pengaruh besar untuk memulai aktifitas setelah tubuh menyisakan lelah setelah berjam2 tidur di malam hari. Rasa kantuk tentunya tak mudah hilang hanya dgn berwudlu atau cuci muka. Tubuh akan terasa segar dan bersemangat untuk memulai aktivitas setelah mendapat siraman air dingin menyegarkan.

والله اعلم باالصواب

Sabtu, 13 Maret 2021

*ASTEROID 231937 (2001 FO32) KELAS APOLLO KECIL MELINTAS DEKAT BUMI*

• 231937 (2001 FO32) adalah asteroid kecil yang orbitnya melintasi orbit bumi. NASA JPL telah mengklasifikasikan 2001 FO32 sebagai "Asteroid Berpotensi Berbahaya" karena prediksi jarak dekat dengan Bumi.

• 2001 FO32 mengorbit matahari setiap 810 hari (2,22 tahun), datang sedekat 0,30 SA dan mencapai sejauh 3,11 SA dari matahari. Orbitnya sangat elips. Berdasarkan kecerahan dan cara itu memantulkan cahaya, 2001 FO32 adalah mungkin antara 0,767-1,714 kilometer dengan diameter, membuatnya lebih besar dari ~ 97% dari asteroid tapi kecil dibandingkan dengan asteroid besar, sangat kira-kira sebanding dengan ukuran Jembatan Golden Gate.

• Orbit FO32 2001 adalah 0,00 AU dari orbit Bumi pada titik terdekatnya. Artinya orbitnya relatif dekat dengan orbit Bumi.

• 2001 FO32 memiliki 5 pendekatan dekat yang diprediksi dalam beberapa dekade mendatang:

Tanggal <> Jarak dari Bumi (km) <> Kecepatan (km / s)
• 21 Maret 2021 <> 2.016.424 <> 34.413
• 22 Maret 2052 <> 2.833.045 <> 33.529
• 23 Maret 2103 <> 3.160.482 <> 34.445
• 25 Maret 2134 <> 7.158.683 <> 32.788
• 20 Maret 2185 <> 11.442.461 <> 35.851

••Pengamatan Orbit FO32 2001 ditentukan oleh pengamatan sejak 23 Maret 2001. Terakhir secara resmi diamati pada 26 Februari 2021. Pusat Planet Kecil IAU mencatat 190 pengamatan yang digunakan untuk menentukan orbitnya.

*Disalin :*
*Gus Brohem*
*Sumber dari :*
*https://www.spacereference.org/asteroid/231937-2001-fo32*

Arsip Blog