Belakangan ini kita kembali dihebohkan dengan berita tragis satu keluarga yang ditemukan meninggal dunia di dalam tenda saat glamping. Tidak ada bekas luka, tidak ada tanda kekerasan, mereka hanya terlihat seperti sedang tertidur pulas.Apa yang sebenarnya terjadi? Sains menjawabnya dengan satu istilah: Keracunan Karbon Monoksida (CO).Cara Kerja "Pembunuh Senyap" Ini: Saat udara di pegunungan sangat dingin, banyak pemula yang nekat menyalakan kompor portable atau briket pemanas di dalam tenda, lalu menutup rapat semua ventilasi agar hangat.Pembakaran di ruang kedap udara ini menghasilkan gas Karbon Monoksida. Celakanya, gas ini tidak punya bau dan warna. Saat gas ini masuk ke paru-paru, ia akan "membajak" sel darah merah kita dengan sangat cepat. Tubuh perlahan kehabisan oksigen, membuat korban merasa pusing, sangat mengantuk, lalu tidak sadarkan diri tanpa rasa sakit atau tercekik sedikitpun.Aturan Emas Camping/Glamping: Memasak atau menyalakan api wajib dilakukan di LUAR ruang tidur tenda. Jika kedinginan, gunakan sleeping bag tebal, jaket, atau heat patch, BUKAN api.Kesalahan kecil karena ketidaktahuan bisa berakibat fatal. Bagikan postingan ini ke grup keluarga atau teman-temanmu yang hobi healing ke gunung agar kejadian serupa tidak terulang! #InfoKesehatan #GlampingIndonesia #FaktaSains #KeselamatanAlam #BeritaTerkini
Sebagai anak manusia pasti selalu punya OBSESI, LUGAS, namun tetap mempunyai kekurangan - kekurangan, sebagai bagian dari kehidupan berbangsa, selalu menjaga nilai nilai perjuangan pahlawan kemerdeakaan bertanggungjawab dan kesatuan NKRI harga mati. sebagai bagian umat beragama, selalu berusaha meningkatkan keimanan, menjaga norma norma dan tuntunan agama yg aku yakini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar